Breaking News:

Berita Tangerang

Pengunjuk Rasa Digiring Polisi ke Kuburan Covid-19 TPU Buniayu dan RSUD Balaraja 

Gerombolan mahasiswa diamankan petugas karena memaksa menggelar aksi unjuk rasa saat pandemi Covid-19 masih tinggi di Kabupaten Tangerang.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) digiring ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/7/2021) malam. Mereka juga dibawake kuburan Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, BALARAJA - Belasan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendapat pembinaan dari Polresta Tangerang Polda Banten, di Mapolresta Tangerang, Selasa (27/7/2021) malam .

Mereka diamankan petugas karena memaksa menggelar aksi unjuk rasa saat pandemi Covid-19 masih tinggi di Kabupaten Tangerang.

Setelah itu, mereka digiring ke kuburan Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, dan ke RSUD Balaraja.

Tujuan dibawa ke pemakaman Covid-19 agar para mahasiswa dari HMI itu dapat tergugah bahwa Covid-19 nyata dan sudah menelan korban meninggal.

Berdasarkan catatan, saat ini di lokasi pemakaman khusus Covid-19 sudah memakamkan  pasien Covid-19 sebanyak 1.401 kasus.

Baca juga: VIDEO Aktivitas Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Tidak Terpengaruh oleh Penerapan PPKM Darurat

Baca juga: Apresiasi Segudang Program Penanganan Covid-19 Pemkot Tangerang, Mendagri: Ini Terobosan Luar Biasa

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) digiring ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/7/2021) malam. Mereka juga dibawake kuburan Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) digiring ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/7/2021) malam. Mereka juga dibawake kuburan Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Di Kabupaten Tangerang angka positif Covid-19 masih tinggi. Mari kita doakan tidak ada masyarakat kita yang meninggal dunia karena Covid," kata Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Rabu (28/7/2021).

"Dan kita doakan semoga para nakes (tenaga kesehatan-Red), TNI Polri dan para pejuang Covid-19 senantiasa diampuni dosanya, diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan ditempat yang layak di sisi Tuhan YME."

"Mari kita bersama-sama berjuang agar pandemi Covid-19 segera berakhir," katanya lagi.

Saat dibawa ke RSUD Balaraja, perwakilan RSUD Balaraja mengatakan bahwa  pasien Covid-19 yang dirawat kebanyakan saturasi sudah di bawah 90 dan harus mendapat bantuan oksigen.

"Diajaknya rekan-rekan mahasiswa ke pemakaman khusus Covid-19 dan ke RSUD Balaraja agar dapat disadari, Covid-19 sudah menelan korban dan saat ini masih ada saudara kita yang berjuang sembuh karena terpapar Covid-19," ucap Wahyu.

Baca juga: Akses Masuk Terminal Poris Plawad Tangerang Kini Diperketat, Penumpang Wajib Tunjukkan Dua Surat Ini

Baca juga: Patut Ditiru, Begini Cara Pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Awasi Pedagang Selama PPKM  

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved