Breaking News:

Kriminalitas

Ironis, Kasus Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi di Tengah Momentum Hari Anak Nasional

Ironis, Kasus Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi di Tengah Momentum Hari Anak Nasional. Berikut Selengkapnya

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan anak 

"Si W sendiri sudah mengira pasti akan ada tindakan kekerasan kembali, karena memang kejadian ini bukan hanya sekali terjadi. Si W dipaksa masuk, ternyata benar si W langsung dipukul berkali-kali dan lebih parahnya ibu tirinya si W ikut juga menjambak si W," ungkapnya. 

Sungguh malang nasib W, usai menjadi korban kekerasan itu dirinya mendapati trauma mendalam serta sejumlah luka lebam. 

Kata Wahyudi, korban kerap menangis dan berdiam diri kala mengingat perilaku bengis yang dilakukan oleh sang ayah bersama ibu tirinya. 

Baca juga: Pesanan Papan Bunga untuk Pernikahan Sepi, Pendapatan Ruslan Bertumpu dari Ucapan Duka Cita

"Kondisi korban saat ini syok banget. Untuk luka di bagian bibir memar, belakang kepala sakit dan sempat di bagian kuping sebelah agak enggak bisa dengar," kata Wahyudi. 

"Korban saat ini tinggal sama ibu kandungnya, dan memang korban sedang trauma karena tadi saya dapat kabar dari mamangnya bahwa korban sempat nangis dan jadi banyakan diem kaya takut," lanjutnya.

Adapun saat ini puhak keluarga korban tepah melaporkan kejadian kekerasan tersebut kepada pihak berwajib dengan nomor Laporan Polisi TBL/B/94B/VII/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA pada Selasa, 27 Juli 2021.

"Bukti surat laporan hasil visum sudah di tangan Polres. Tetapi untuk penanganan selanjutnya belum ada kepastian kapannya si bapaknya W ini akan diproses hukum," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved