Breaking News:

Kriminalitas

Ironis, Kasus Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi di Tengah Momentum Hari Anak Nasional

Ironis, Kasus Kekerasan Terhadap Anak Kembali Terjadi di Tengah Momentum Hari Anak Nasional. Berikut Selengkapnya

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan anak 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Walau masih dalam momentum Hari Anak Nasional yang diperingati tanggal 23 Juli setiap tahunnya, kasus kekerasan terhadap anak justru kembali terjadi di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Ironisnya, aksi kekerasan yang dilakukan ayah kandung dan ibu tiri korban itu terjadi berulang kali hingga menyebabkan trauma mendalam.

"Kalau untuk berapa kalinya dia (korban-red) lupa. Cuma memang dah sering dilakukan, oleh karena itu pihak keluarga tidak terima akan tindakan ini," kata Wahyudi selaku pihak keluarga korban saat dikonfirmasi awak media, Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Berlangsung Tiap Bulan, Virtual Job Fair Kota Tangerang Serap 1.686 Pencari Kerja

Wahyudi mengatakan pernyataan itu didapat pihaknya usai korban kembali mengalami tindak kekerasan pada Senin, 26 Juli 2021 dini hari.

Awal mula sang gadis itu sedang bermain di rumah pamannya yang berada di kawasan Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangsel. 

Lantas sang ayah yang juga tinggal di kawasan sekitar memanggil korban sembari memarahinya. 

Tahu dirinya akan mendapat tindakan kekerasan kembali, sang korban sempat menolak permintaan ayahnya tersebut untuk mengikutinya masuk ke dalam kediamannya. 

Baca juga: VIDEO Wali Kota Bekasi Tanggapi Aturan Baru PPKM Level 4 Makan di Warteg Diberi Waktu 20 Menit

"Posisi waktu itu si W sebagai korban sedang main di rumah uaknya (paman-red). Tiba-tiba di panggil oleh ayah kandungnya dan tidak tahu apa-apa si W diajaklah masuk ke dalam rumah sambil di marah-marahin," kata Wahyudi. 

Nahas setelah menolak permintaan ayah, korban dipaksa untuk mengikuti kemauan dari orang tua kandungnya tersebut. 

Tak lama kejadian kekerasan pun terjadi di Kota Tangsel yang juga menyandang sebagai Kota Layak Huni Anak kepada gadis belia tersebut. 

Baca juga: Pos Penyekatan PPKM di Jalan RS Fatmawati Jakarta Selatan Dilonggarkan

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved