Breaking News:

Berita Nasional

Gandeng UNIDO, KLHK Sosialisasikan Bahaya dan Upaya Pengelolaan Senyawa PCBs Pemicu Kanker

Gandeng UNIDO, KLHK Sosialisasikan Bahaya dan Upaya Pengelolaan Senyawa Polychlorinated Byphenyls (PCBs) Pemicu Kanker. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Esam Alqararah dalam webinar yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama United Nations Industrial Development Organization/UNIDO pada Selasa (27/7/2021). 

Selain itu, terjadi kasus hiperpigmentasi atau bercak gelap pada kulit pada bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkontaminasi PCBs.

Sementara di Irlandia, kasusnya sedikit lebih ringan, dimana PCBs ditemukan pada sampel daging domba yang disembelih untuk dijual.

Temuan ini menyebabkan dilakukannya penyelidikan secara intensif oleh otoritas Negara tersebut. 

“Ketiga contoh tersebut mengkhawatirkan kita semua karena membuktikan bahwa PCBs dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan”, ungkap Rosa Vivien. 

Baca juga: Untuk Urus Layanan Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Bahan PCBs banyak diaplikasikan pada peralatan listrik antara lain cairan dialektrik, transformer, kapasitor, serta alat-alat rumah tangga.

Di antaranya, oven microwave, pendingin udara / AC, motor listrik, rangkaian elektronik elektro magnet, tombol listrik, pemutus arus listrik otomatis, pompa vakum, kabel listrik bahkan pada tinta, pelumas, cat dan aspal.

PCBs hanya bisa terdeteksi keberadaannya melalui prosedur dan uji laboratorium dengan spesifikasi khusus.

Pencemaran air, tanah dan udara oleh PCBs dapat terjadi karena adanya kesalahan penanganan yang tidak sesuai prosedur dan protokol saat melakukan perawatan peralatan yang mengandung dan atau terkontaminasi PCBs pada industri.

Baca juga: Pandemi Masih Membayangi, SBY Berdoa Agar Negeri Ini Selamat: Tuhan, Bimbinglah Pemerintah Kami

Ia menjelaskan PCBs bersifat sangat stabil, memiliki flash point atau titik nyala pada suhu 380°C.

Berdasarkan data, lebih dari 60% PCBs di Indonesia digunakan pada peralatan Trafo (atau Transformator) dan Kapasitor.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved