Breaking News:

Virus Corona Bekasi

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Instruksikan Petugas Puskesmas Lebih Intensifkan Perawatan Warga Isoman

Dinkes Kota Bekasimeminta agar petugas puskesmas lebih mengintesifkan perawatan bagi pasien Covid-19 yang kini menjalani isolasi mandiri (isoman).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dinas Kesehatan Kota Bekasi Instruksikan Petugas Puskesmas Lebih Intensifkan Perawatan Warga Isoman. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan Kota Bekasi instruksikan petugas puskesmas lebih intensifkan perawatan warga isoman.

Kepala Bidang Pencegahan, dan Penganggulangan Penyakit (P2P), Dinkes Kota Bekasi, Vevi Herawati meminta agar petugas puskesmas lebih mengintesifkan perawatan bagi pasien Covid-19 yang kini menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya.

Hal itu dikarenakan pengawasan di tingkat bawah selalu menjadi perhatian masyarakat lantaran terdapat banyak pasien yang meninggal di rumah saat isoman.

"Kalau warga isoman seperti yang disampaikan Pak Wali bahwa setiap wilayah punya tim kesehatan, jadi dibagi di dalam kelurahan itu ada beberapa tim kesehatan dan tim kesehatan itu punya tugas dan tanggung jawab memantau beberapa RW," kata Vevi saat dikonfirmasi, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Gelar Pesta Mewah di Aston Bekasi, Seleb Tiktok Juy Putri Beralasan Tak Tahu PPKM Diperpanjang

Meskk tak menyebutkan berapa jumlah warga yang meninggal saat isoman, Vevi menjelaskan, setiap tim berkewajiban untuk menyatakan kondisi pasien mengenai gejala dan ketersediaan obat mana kala mereka positif Covid-19 dan telah terdata oleh puskesmas.

"Misalnya ada satu tim kesehatan untuk 10 RW, nanti yang bertanggung jawab terhadap masyarakat di RW tersebut tim kesehatanya. Jadi kalau ada yang terkonfirmasi, apakah sudah mendapatkan obat atau belum, kemudian kesehatanya dipantau," ungkapnya.

Baca juga: Siapa Juy Putri? Seleb Tiktok yang Bikin Heboh Karena Gelar Pesta Ultah Saat PPKM Level 4 di Bekasi

Dalam bertugas, tenaga kesehatan puskesmas juga harua mendapatkan bantuan dari masyarakat setempat untuk membantu memberitahu informasi mengenai pasien tersebut.

Oleh sebab itu, kepedulian warga sekitar juga dinilainya sangat penting guna mengantisipasi terjadinya perburukan kondisi pasien.

"Jadi kan ada pamor dan pamor kan di pihak RW, nanti dari pamor yang tiap RW itu melaporkan ke tim kesehatan, dan di tim kesehatanya itu kan dia membawahi beberapa RW, tim kesehatanya siapa nanti tim kesehatan yang akan memantau dibantu pamornya," tutur Vevi. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved