Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Dhany Sukma Adakan Program Dasa Wisma untuk Cegah Kematian Pasien Isoman

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, akan terus berupaya untuk memberikan fasilitas terbaik, terutama bagi warga yang sedang menjalani isoman.

Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Wali kota jakarta pusat, Dhany Sukma saat mengunjungi lokasi vaksinasi di Masjid Al-Makmur, Tanah Abang, Rabu (28/7/2021), siang (Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri (isoman) cukup banyak.

Menurut data Lapor Covid, secara nasional ada 2.703 pasien isoman yang meninggal dunia. 

Hingga Selasa (27/7), Lapor Covid mencatat ada 1.218 pasien isoman yang meninggal di Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Korupsi Bansos Covid-19, Jaksa KPK Tuntut Mantan Mensos Juliari Batubara Dihukum 11 Tahun Penjara

Jakarta Timur merupakan wilayah terbanyak di DKI Jakarta yang memiliki pasien meninggal saat isoman. Jumlahnya mencapai 403 pasien.

Menanggapi banyaknya jumlah pasien isoman yang meninggal di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan akan terus berupaya untuk memberikan fasilitas terbaik, terutama bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di wilayah Jakarta Pusat.

"Kita juga pantau warga yang tanpa gejala yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing," kata Dhany saat ditemui di Masjid Al-Makmur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (28/7/2021) siang.

Sebagai infrormasi, wilayah Jakarta Pusat juga memiliki tempat isolasi mandiri terpusat yang mencakup Rusun Pasar Rumput, Rusun Nagrak, dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Lebih lanjut, Guna menangangi pasien isoman, Pemkot Jakarta Pusat memiliki program Dasa Wisma. Konsep dari program ini adalah membentuk pemantauan antar rumah yang terdiri dari lima sampai 10 rumah.

Baca juga: VIDEO Nikita Mirzani Rajin Tahajud dan Wariskan Hartanya untuk Anak-anak

"Memantau anggota kelompok Dasa Wismanya yang sedang isolasi mandiri. Pemantauannya kita lakukan di setiap posko yang didirikan di wilayah RT dan RW," jelas Dhany. 

Kemudian, kata Dhany, kebutuhan logistik untuk pasien isoman akan dipasok oleh Sudin Sosial ataupun Dinas Sosial. Sedangkan untuk obat-obatan akan disediakan oleh Puskesmas.

"Pemantauan sehari-hari bisa melalui WhatsApp dan Video Call untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri," ujar Dhany.

Menurut Dhany, apabila lokasi rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri tidak memenuhi standar. Pemkot Jakarta Pusat telah menyediakan tempat isolasi yang sifatnya terpusat, seperti Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Pasar Rumput, dan Rusun Nagrak.

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Keputusan Dewas Terhadap Pimpinan KPK Terkait Pelaksanaan TWK Sudah Sesuai UU

"Kalau terlalu jauh, kita juga siapkan GOR dan rumah dinas lurah yang bisa ditempati untuk pasien Isoman," tutup Dhany.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved