Breaking News:

Demi Melawan Kartel Kremasi Jenazah Covid-19 di Jakarta, Alat Ini Batal Diangkut ke Pekanbaru

Alat kremasi canggih yang kini berada di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat seharusnya berada di Pekanbaru, Riau.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Prosesi kremasi di krematorium TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Alat kremasi ini tidak jadi dibawa ke Pekanbaru, Riau demi menghadapi kartel kremasi jenazah yang membebani keluarga pasien Covid-19 di Jakarta. 

Martin mengaku mengeluarkan uang senilai Rp80 juta untuk mengkremasi kerabatnya yang terpapar Covid-19.

Dimana rincian biaya Rp45 juta peruntukan untuk biaya kremasi dan sisanya biaya persemayaman dan pengantaran.

Rincian itu diketahui dari foto kwitansi yang disebarkan di what's app. Dalam foto terlihat kwitansi diberikan Rumah Duka Abadi yang terletak di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Baca juga: Ramai Kartel Kremasi, Jusuf Hamka: Teganya Mereka Meras Saudara Kita

Saat dikonfirmasi, pihak rumah duka menampik adanya isu kartel.

Disebutkan bahwa mereka hanya membantu keluarga jenazah mencari tempat kremasi di luar Jakarta.

Sebab, dua tempat kremasi jenazah Covid-19 yang ditunjuk pemerintah di Jakarta sudah penuh.

Baca juga: VIRAL Kartel Kremasi Jenazah Covid-19 Minta Keluarga Bayar Rp 80 Juta, Ini Versi Rumah Duka Abadi

"Tapi keluarga minta solusi karena keluarga mendesak terus kami kasih solusi yang ada dan keluarga sudah deal maka keluarlah kwitansi itu," ujar Bisnis Development Rumah Abadi Indra Palus. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved