Breaking News:

Demi Melawan Kartel Kremasi Jenazah Covid-19 di Jakarta, Alat Ini Batal Diangkut ke Pekanbaru

Alat kremasi canggih yang kini berada di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat seharusnya berada di Pekanbaru, Riau.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Prosesi kremasi di krematorium TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Alat kremasi ini tidak jadi dibawa ke Pekanbaru, Riau demi menghadapi kartel kremasi jenazah yang membebani keluarga pasien Covid-19 di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Alat kremasi canggih yang kini berada di TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat seharusnya berada di Pekanbaru, Riau.

Isu kartel kremasi yang membuat resah Ketua Himpunan Bersatu Teguh Andreas Sopiandi membuat alat itu dipinjamkan untuk masyarakat Jakarta.

Andreas mengatakan bahwa sekira enam bulan lalu ia sudah menyiapkan alat kremasi itu.

Baca juga: HOTMAN Paris Marah, Bareskrim Polri Selidiki Informasi soal Kartel Kremasi Jenazah Covid-19

Alat yang dibuat di Jakarta itu seharusnya dikirim ke Pekanbaru pada Juli 2021 ini.
"Perkumpulan kami tidak bergerak di bidang kremasi. Namun kami bergerak di bidang sosial, rencananya ini hibah untuk warga Pekanbaru," ujar Andreas dihubungi Rabu (28/7/2021).

Namun saat alat itu sudah siap dikirim ke Pekanbaru, Andreas tiba-tiba mendengar berita bahwa ada isu kartel kremasi di Jakarta.

Merasa miris dengan kondisi tersebut, Andreas menawarkan mesin kremasi miliknya untuk dipakai masyarakat Jakarta secara cuma-cuma.

Baca juga: Hotman Paris Desak Kapolri dan Gubernur DKI Berantas Kartel Kremasi Jenazah Pakai UU Konsumen

"Jadi alat ini mau saya bawa ke Pekanbaru tapi terjadi situasi pandemi. Saya beli alat baru lagi yang saya pesan kemudian alat ini sementara saya tempatkan di Jakarta," tuturnya.

Dengan begitu, Andreas memesan alat kremasi baru lagi untuk di Pekanbaru.

Apabila pandemi di Jakarta berakhir, Andreas juga akan mengembalikan alat kremasi tersebut ke Pekanbaru.

"Pandemi selesai, mesin balik ke Pekanbaru. Jadi sekarang dipinjamkan ke Jakarta dulu," terang Andreas.

Baca juga: Polres Metro Jakarta Barat Periksa Saksi Dugaan Kartel Kremasi hingga ke Karawang

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved