Breaking News:

Virus Corona

Anggota DPR Dapat Fasilitas Isoman di Hotel Bintang Tiga, Krisdayanti: Buang-buang Anggaran

Menurutnya, hal tersebut hanya membuang-buang anggaran yang sedianya bisa diperuntukkan hal yang lebih penting.

Editor: Yaspen Martinus
Instagram @krisdayantilemos
Anggota Komisi IX DPR Krisdayanti mengkritik fasilitas isolasi mandiri berupa hotel bintang tiga, untuk anggota DPR dan seluruh staf yang positif Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Krisdayanti mengkritik fasilitas isolasi mandiri (isoman) berupa hotel bintang tiga bagi para anggota DPR dan seluruh staf yang positif Covid-19, yang disediakan oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR.

Menurutnya, hal tersebut hanya membuang-buang anggaran yang sedianya bisa diperuntukkan hal yang lebih penting.

"Fasilitas yang diberikan untuk anggota DPR berupa hotel bintang 3 untuk isoman menurut saya membuang anggaran."

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Menurun, Wagub DKI: Kita Tidak Boleh Berpuas Diri

"Anggota DPR juga sama seperti masyarakat lainnya, manusia biasa yang ketika sakit membutuhkan perawatan, ketika sakitnya tidak parah bisa istirahat di rumah," ujar Krisdayanti ketika dihubungi Tribunnews, Rabu (28/7/2021).

KD, sapaan akrab Krisdayanti mengatakan, setiap orang yang memiliki gejala Covid-19 kritis, tentu akan mendapat prioritas di rumah sakit manapun, tak terkecuali bagi para pejabat negara.

Sehingga, KD menilai tak perlu ada pemberian fasilitas mewah bagi anggota negara.

Baca juga: Satgas: Jika Sektor yang Sudah Dibuka Tak Taat Protokol Kesehatan, Maka Perlu Dibatasi Lagi

"Jika kita bicara mengenai kondisi Covid saat ini, saya rasa semua orang yang berkondisi kritis akan menjadi prioritas di manapun rumah sakitnya."

"Termasuk perawatan bagi pejabat negara yang kondisinya kritis, ada komorbid, bergejala berat, menurut saya itu manusiawi," tuturnya.

Politikus PDIP itu juga menyoroti dasar disediakannya fasilitas hotel isoman karena beberapa kejadian yang menewaskan pejabat negara tidak mendapat tempat perawatan, menurutnya kurang tepat.

Baca juga: Anggota DPR Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Aktivis 98: Bukannya Bantu, Malah Jadi Penikmat Bantuan

"Bahasa 'untuk anggota DPR'-nya yang menurut saya kurang tepat, membuat stigma di masyarakat anggota DPR memohon untuk dieksklusifkan dalam situasi genting ini," ucap KD.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved