Breaking News:

PPKM Darurat

Sulit Pantau Waktu Makan di Tempat hanya 20 Menit, Begini Cara Penjual Bakso Penuhi Aturan PPKM

Tri pedagang Bakso yang berjualan di kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, memiliki cara tersendiri untuk membatasi pelanggannya hanya makan 20 menit.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Tri pedagang Bakso Mas Gino yang berjualan di kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, memiliki cara tersendiri untuk membatasi pelanggannya untuk makan di tempat hanya 20 menit. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah melonggarkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, termasuk sektor esensial bagi para Pedagang Kaki Lima(PKL) yang menjajakan makanan dan minuman.

Selain jam operasional yang dibatasi sampai pukul 20.00 WIB, para pedagang saat ini juga diijinkan untuk melayani maksimal 3 pelanggan makan ditempat, dengan durasi waktu 20 menit bagi setiap pelanggan.

Menanggapi peraturan baru tersebut, Tri pedagang Bakso Mas Gino yang berjualan di kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, memiliki cara tersendiri untuk membatasi pelanggannya.

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

Tri menjelaskan, berencana hanya memberikan fasilitas kursi plastik bagi pelanggan yang makan ditempat tanpa menggunakan meja.

Hal tersebut dilakukan, sebab Tri tidak ingin repot dan menjaga perasaan pelanggan apabila setiap 20 menit dirinya mengingatkan pelanggan untuk segera pergi setelah menyantap pesanan mereka.

"Rencana saya paling menyediakan dua atau tiga kursi plastik saja namun tidak pakai meja, biar pelanggan tidak lama saat memesan. Habisnya, kalau saya ingatin langsung, takut dikira mengusir, nanti malah pelanggan saya berkurang," ujar Tri saat diwawancarai Wartakotalive.com, Senin(26/7/2021).

Meski begitu, Tri bersyukur dapat diijinkan kembali untuk berjualan di kawasan kuliner yang ramai pelanggan, untuk menambah penghasilannya.

Selama kebijakan PPKM Darurat lalu, yang tidak mengizinkan pedagang berjualan, Tri merasa kecewa.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Karena pendapatannya dari berjualan bakso terbilang anjlok akibat tidak bekerja.

"Kemarin saat tidak diizinkan berjualan, pendapatan saya sangat rugi banyak karena tidak bisa bekerja. Tapi bukan hanya saya yang merasakan itu, semua pedagang di kawasan ini juga pasti kecewa dengan hal yang sama," kata Tri.

Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu, sehingga perekonomian pedagang kecil seperti dirinya dapat kembali pulih.

Sebab disisi lain, biaya pengeluaran yang diperlukan Tri tetap harus ditanggungnya, padahal di satu sisi dirinya sulit untuk bekerja mencari pelanggan.

"Sekarang jalanin saja dulu peraturan pemerintah, yang penting pengusaha kecil seperti kami bisa beraktivitas dan berdagang lagi kembali lagi normal seperti dulu. Soalnya, kami juga punya keluarga, punya tanggungan yang harus tetap diurus," tutup Tri. (m28)

Caption Foto: Tri Pedagang bakso di kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang yang akali makan pelanggan 20 menit dengan tidak memberikan meja. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved