Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Siasat Fachry Memenuhi Kebutuhan Oksigen bagi Pasien Covid-19 saat Stok Langka

Sejumlah depot isi ulang oksigen berusaha memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
warta kota/ramadhan LQ
Stok oksigen di Hikmah Gas Medical Oxygen, Jalan Karang Tengah Raya No. 49, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah depot isi ulang oksigen berusaha memenuhi kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, mereka sadar kebutuhan oksigen bukan hanya untuk pasien yang terpapar Covid-19, tapi juga untuk pasien lain di luar virus berbahaya tersebut.

Baca juga: VIDEO : Sempat Kewalahan, Saat Ini Depot Oksigen Punya Stok untuk Pelanggan

Fachry, karyawan Hikmah Gas Medical Oxygen di Jalan Karang Tengah Raya No. 49, Cilandak, Jakarta Selatan, mengungkap bagaimana agar stok oksigen di depotnya tetap ada.

“Kami menyiasatinya dengan rolling, mencari oksigen ke pabrik lain supaya bisa terpenuhi untuk masyarakat,” katanya kepada Wartakotalive.com, Senin (26/7/2021).

Fachry mengatakan, Hikmah Gas Medical Oxygen saat ini mengambil oksigen dari produsen langsung, seperti Samator di Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan 

Selain itu, Fachry mengambil oksigen dari CV Karya Guna Gas di Ulujami, Kecamatan, Pesanggrahan, Jakarta Barat.

Saat ini, stok oksigen di Hikmah Gas Medical Oxygen per hari kurang lebih 30 tabung, setelah beberapa waktu belakangan hanya menyediakan 15 tabung.

Baca juga: PPKM Darurat, Begini Kondisi Depot Isi Ulang Oksigen di Karang Tengah, Jakarta Selatan

Fachry juga mengatakan, meningkatnya permintaan isi ulang tabung oksigen sudah terjadi sejak satu bulan lalu sehingga banyak antrean oksigen terjadi di depotnya.

“Dulu, 15 tabung itu dalam tiga jam udah habis. Kalau sekarang udah sedikit normal, ketersediaan oksigen ada 30 tabung,” ujar Fachry yang mengenakan masker berwarna putih itu.

Sebelumnya, Hikmah Gas Medical Oxygen mematok harga isi ulang tabung oksigen sekitar Rp 20.000 per satu meter kubik. 

“Untuk sekarang karena dari pabriknya mengalami kenaikan harga, maka jadi harga normal Rp 25.000 per satu meter kubik,” ujar Fachry.

“Karena permintaan banyak dan pasokan dari pabrik berkurang, jadi tekanannya kami kurangi jadi 200, kami kasihnya 1.300, makanya harga kami turunin jadi Rp 20.000,” lanjutnya.

Baca juga: Ketua Umum Kadin Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Rumah Oksigen Gotong Royong

Per hari ini, total sudah 150 oksigen antre yang terbagi beberapa gelombang untuk isi ulang oksigen di depotnya.

Satu gelombang dibatasi pengisian sebanyak 50 tabung oksigen mulai dari satu meter kubik, satu setengah meter kubik, dan dua meter kubik.

Tak hanya warga saja yang isi ulang oksigen di depotnya, tapi juga puskesmas, klinik, dan rumah sakit.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved