Breaking News:

Berita Jakarta

Perhatian, Masuk Semua Pasar di DKI Jakarta, Semua Pedagang dan Pengunjung Harus Bawa Bukti Vaksin

Perhatian, Masuk Semua Pasar di DKI Jakarta, Semua Pedagang dan Pengunjung Harus Bawa Bukti Vaksin. Berikut Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dirut Pasar Jaya Arief Nasrudin 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Perumda Pasar Jaya mewajibkan pedagang dan pengunjung pasar menunjukkan bukti vaksin berbentuk kartu/ sertifikat/ SMS.

Kebijakan ini berlaku di seluruh pasar yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu mulai Senin (26/7/2021).

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya mengatakan, keputusan itu diambil karena vaksinasi sudah cukup banyak dilakukan di seluruh wilayah Jakarta.

Dia meyakini, kebijakan itu tidak akan menyulitkan masyarakat yang ingin berbelanja di pasar pangan maupun non-pangan.

“Untuk area makan dan minum dibatasi untuk setiap pelanggan dibatasi maksimal 20 menit untuk bisa menyelesaikan makanan atau minumannya yang telah dipesan ditempat,” kata Arief berdasarkan keterangannya pada Senin (26/7/2021).

Arief mengatakan, Perumda Pasar Jaya kembali mengizinkan pembukaan pasar pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini sehubungan dengan Pengumuman Presiden Republik Indonesia tanggal 25 Juli 2021 tentang Perpanjangan PPKM Darurat bahwa perpanjangan masa PPKM level 4 sampai dengan tanggal 2 Agustus 2021.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Toko Emas Terang Jaya di Tangerang Langsung Diserbu Warga

“Saat ini respon cepat yang dilakukan sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah Pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen,” jelas Arief.

Dalam PPKM Level 4, kata dia, ada beberapa perubahan, terutama terkait pelonggaran usaha kecil seperti pedagang kaki lima (PKL).

“PPKM Level 4 sebenarnya hampir serupa dengan PPKM darurat yang kini sudah tak lagi digunakan,” katanya.

Baca juga: Wagub DKI Riza Patria Minta SKPD Awasi Dugaan Penyerobotan Lahan di Muara Angke

Arief juga mengimbau kepada pedagang dan pembeli untuk mematuhi protokol kesehatan, sert penerapannya dipantau oleh masing masing penanggung jawab yang ada di pasar.

Pengunjung pasar juga selalu diminta untuk selalu mematuhi Prokes 5 M saat akan masuk ke dalam pasar, sehingga area pasar tidak menjadi tempat penularan penyakit seperti Covid-19. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved