Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi Covid untuk Anak dan Remaja, Pakai Vaksin AstraZeneca

Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi kini tengah mempersiapkan vaksinasi anak dan remaja usia 12 – 17 tahun.

Wartakotalive/Yolanda Putri
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bicara soal vaksinasi untuk anak 12-17 tahun 

Mantan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) ini mengatakan, untuk kehati-hatian, ada baiknya mereka yang punya riwayat pembekuan darah tidak menggunakan vaksin jenis ini.

"Yang lebih berisiko justru mereka yang pernah mengalami heparin-induced thrombocytopenia and thrombosis (HITT or HIT type 2) atau pasien yang mengkomumsi obat pengencer darah," ujar Zullies.

Jika Tak Divaksin Risiko Terpapar Covid-19 Jauh Lebih Besar

Sampai tanggal 5 Mei 2021, di Eropa dilaporkan kejadian pembekuan darah akibat vaksin ini sebanyak 262 kasus, dengan 51 diantaranya meninggal, dari penggunaan sebanyak 30 juta dosis vaksin.

Ia menuturkan, dari hasil evaluasi European Medicines Agency (EMA) atau BPOM Eropa, sejauh ini memang dijumpai ada hubungan kuat antara kejadian pembekuan darah dengan penggunaan vaksin AstraZeneca, tetapi kejadiannya sangat jarang.

"Jika dihitung, maka prosentase kejadiannya sangat kecil sekali. Itulah makanya EMA masih menilai kalaupun memang vaksin ini dapat menyebabkan reaksi pembekuan darah, manfaatnya masih lebih besar daripada risikonya, sehingga vaksin ini tetap boleh diberikan," jelasnya.

(Tribunnews/Wartakotalive.com

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Tentang Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin Astra Zeneca, Perempuan Muda Lebih Berisiko"

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved