Vaksinasi Covid19

Pemerintah Kota Tangerang Uji Mekanisme Terbaru Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar Berusia 12-17 Tahun

Ada pengujian mekanisme terbaru vaksinasi Covid-19 massal bagi pelajar yang berusia 12-17 tahun ke atas.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
Suasana SMPN 3 Kota Tangerang saat menggelar vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kamis (22/7/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Ada uji mekanisme baru vaksinasi Covid-19 massal bagi pelajar yang berusia 12-17 tahun ke atas.

Mekanisme terbaru vaksinasi Covid-19 pelajar secara massal yang tengah diuji jajaran Pemerintah Kota Tangerang tersebut, ternyata menggunakan aplikasi.

Aplikasi berkaitan vaksinasi Covid-19 massal anak tersebut diketahui bisa diakses dengan mudah melalui ponsel.

Uji mekanisme ini langsung ditinjau oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Baca juga: Digelar Tiga Pekan, Sentra Vaksinasi Stadion Wibawa Mukti Targetkan Distribusi 3.000 Dosis per Hari

Baca juga: Dihadiri Ribuan Peserta, Vaksinasi Massal di Stadion Wibawa Mukti Berjalan Tertib Tanpa Kerumunan

Baca juga: Dani Ramdan Percepat Vaksinasi Covid-19 Buka Sentral Vaksinasi di Stadion Wibawa Mukti Cikarang

Peninjauan tersebut berlangsung berlangsung di SMP Negeri 29, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Senin (26/7/2021).

"Secara teknis siswa yang datang melakukan pendaftaran melalui handphone masing-masing, untuk mendapatkan qr code yang nantinya ditunjukkan kepada petugas," ujar Arief.

"Untuk yang tidak membawa handphone akan dibantu oleh petugas di lokasi untuk proses pendaftarannya dan akan diberi kartu vaksinasi," sambungnya.

Secara garis besar, lanjut Wali Kota, mekanisme baru yang sedang diuji coba dirasa akan membantu dalam percepatan proses vaksinasi yang dilakukan setiap harinya.

Mengingat proses pendataan, skrinning hingga input data ke sistem P-Care Kemenkes tidak lagi dilakukan secara manual.

"Petugas hanya tinggal ditunjukan QR Code dari peserta vaksinasi untuk input semua data yang diperlukan."

"Proses input ke P-Care juga lebih mudah dan cepat dibanding yang dilakukan secara manual," ucap Arief.

Arief mengakui mekanisme baru yang saat ini dilakukan masih menemui sejumlah kendala dan kekurangan untuk dapat mendukung percepatan vaksinasi yang terus dilakukan oleh Pemkot Tangerang.

"Karena ini masih uji coba, tapi akan terus dilakukan perbaikan dan juga butuh penyesuaian di lapangan," kata Wali Kota.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang per tanggal 24 Juli 2021 Pemkot Tangerang telah melakukan vaksinasi dosis satu kepada sebanyak 553.270 jiwa dan dosis dua kepada sebanyak 232.495 jiwa.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved