Breaking News:

Covid19 Jakarta

Meta Nikmati Cuan Order Peti Mati Jenazah Covid-19 yang Meningkat dalam Tiga Pekan Terakhir

Masa pandemi virus corona ternyata tak berdampak negatif bagi semua orang, seperti yang dialami Meta, pembuat peti jenazah justru mendulang cuan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Meta, pengusaha peti mati, kebanjiran order dalam tiga pekan terakhir akibat angka kematian pasien Covid-19 yang melonjak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pembuat peti mati jenazah sempat kebanjiran orderan ketika angka kematian pasien Covid-19 melonjak tinggi pada pertengahan Juni 2021.

Seperti yang dialami oleh Meta pembuat peti mati jenzah di Jalan Tipar RT 02/07, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ia mengalami peningkatan sebesar 100 persen, bahkan sempat terjadi amtrean pengiriman peti mati ke sejumlah rumah sakit.

Baca juga: Mahfud MD: Covid-19 Bukan Konspirasi Global, Rajin Beribadah Atau Tidak Bisa Kena

Meta menjelaskan, untuk peti mati jenazah Covid-19 ia menghargai sekitar Rp, 3.500.000.

Sebab, bahan baku pembuatan peti mati menggunakan kayu bukan triplek.

Meski kebanjiran order peti mati, tapi Meta tidak mengambil keuntungan besar.

Bahkan, orang tidak mampu tetap dibantu diberikan peti mati oleh dirinya.

"Naiknya bisa 100 persen tiga pekan lalu, harga itu hanya peti mati saja, kalau sama mobil jenazah dan tim pemulasaran itu total bisa sekitar Rp 7.000.000," kata Meta, Senin (26/7/2021).

Namun kata Meta, untuk dua pekan terakhir ini terjadi penurunan pemesan peti mati jenazah Covid-19.

Baca juga: Pasar Tanah Abang Kembali Buka Setelah Sempat Tutup Saat PPKM Darurat

Meta menduga pasien Covid-19 yang meninggal dunia sudah menurun.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved