Breaking News:

Virus Corona

Luhut: Tahan Dulu Berahi Politik, Apa Cuma Harus Jadi Presiden Saja untuk Mengabdi di Negeri Ini?

Saat ini tidak ada yang lebih penting dari pada bersama-sama menekan dan menangani laju penyebaran pandemi Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Menteri Koordinator BIdang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak fokus pada penanganan Covid-19. 

Sebab, kata dia, sudah ribuan jiwa manusia di Indonesia meninggal akibat ganasnya penyebaran virus tersebut.

"Supaya ya kita bisa menyelamatkan ribuan nyawa ke depannya, terlalu mahal untuk dipolitisasi," ucapnya.

Baca juga: PHRI Jakarta: Kalau PPKM Berlaku Sampai Dua Atau Tiga Minggu Lagi, Hancur Lah

Luhut juga mengatakan, belum saatnya memikirkan pergantian presiden saat ini.

Bahkan, kata dia, menjabat sebagai Presiden merupakan suatu takdir yang alamiah.

Jadi, tidak perlu adanya sikap untuk merebut kekuasaan tersebut.

Baca juga: Luruskan Informasi Sesat, Ahli Imunologi: Tak Ada Vaksin Covid-19 Pakai Virus Hidup, Terlalu Bahaya

"Apa harus jadi presiden aja mengabdi di negeri ini?"

"Presiden cuma satu loh, dan menurut saya menjadi presiden itu sudah alam ini yang menakdirkan hal itu gitu."

"Ngapain rebutan yang ndak jelas? Yang membuat kau sakit hati, yang membuat kau musuhan dan macem-macem," tuturnya.

Baca juga: Kementerian Kesehatan: Apa Pun Merek dan Jenis Vaksin Covid-19, Semua Sama Baiknya

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini sebanyak 573.908 orang per 25 Juli 2021, dan sebanyak 83.279 orang meninggal.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 25 Juli 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved