Vaksinasi Covid19

Pedagang Martabak Ini Sempat Takut Divaksin Covid-19, Tapi Lebih Takut Tidak Boleh Berjualan

Pedagang martabak ini sempat takut divaksin Covid-19, tapi ternyata ia lebih takut dilarang berjualan karena tak punya sertifikat vaksinasi Covid-19.

Warta Kota/Ikhwana Mutuah Mico
Nurhasanah (34), pedagang martabak tengah menerima vaksin di Living World, Alam Sutera, Serpong, Minggu (25/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG UTARA - Pedagang martabak ini sempat takut divaksin Covid-19, tapi ternyata ia lebih takut dilarang berjualan karena tak punya sertifikat vaksinasi Covid-19.

Perkembangan kasus Covid-19 masih terus meningkat.

Saat ini pemerintah masih melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk dengan memberikan vaksinasi kepada masyarakat.

Baca juga: Pemkot Bekasi Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal Dosis Kedua, Simak Jadwal dan Lokasinya

Banyak pula warga masyarakat yang belum divaksin karena rasa takut untuk disuntik.

Kondisi ini diperburuk dengan banyaknya informasi simpang siur mengenai efek samping yang akan diterima setelah vaksinasi.

Bagi Nurhasanah (34), warga kecamatan Serpong Utara yang mengikuti vaksinasi di Living World Alam Sutra, Minggu (25/7/2021) ini, rasa takut divaksin itu memang ada.

Baca juga: PERHATIAN! Pendaftan Vaksinasi Dosis Kedua Telah Dibuka, Bisa Daftar di JAKI, Begini Caranya

Namun rasa takut tersebut kalah dengan keinginannya untuk tetap sehat.

Selain itu, ada kekhawatiran bila tidak divaksin ia tidak dapat berjualan martabak untuk nafkahnya sehari-hari.

"Mudah-mudahan sehat kedepannya, ada rasa takut sih, kita bismillah aja, biar sehat," tuturnya saat ditemui di lokasi vaksinasi. 

Nur menceritakan, sehari-hari ia berjualan martabak.

Baca juga: 93 Ribu Anak di Kota Bekasi Tercatat Ikut Vaksinasi Covid-19, Sedianya Digelar Seiring Rencana PTM

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved