Breaking News:

Covid19 Tangerang

Arief R Wismansyah Tanggapi Sorotan PKS Terkait Penanganan Covid-19

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah merespons positif kritik yang disampaikan Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang terkait penanganan virus Covid-19.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangeran Arief R Wismansyah merespons positif kritik membangun yang disampaikan Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang mengenai penanganan virus Covid-19. 

Dalam surat itu, pertama kata Arief, meminimalisasi jumlah pasien Covid yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman) khususnya pasien dengan gejala sedang dan berat dengan resiko kematian tinggi, serta gejala ringan dengan daya dukung yang kurang memadai untuk melakukan isoman, sehingga meningkatkan resiko ledakan klaster keluarga.

“Hal ini dapat dilakukan dengan menambah ruang isolasi bagi warga Kota Tangerang dengan menambah kapasitas bed khusus Covid di RS Rujukan, membangun RS Lapangan, maupun pemanfaatan Hotel dan bangunan lain di bawah kewenangan Pemkot untuk dikonversi menjadi ruang isolasi yang layak,” bebernya.

Baca juga: Warganya Jadi Provokator Demo Jokowi End Game, Ketua RT: Saya Kira Cuma Fitnah, Sebab Orangnya Baik

Kedua, melakukan pemantauan secara seksama terhadap pasien Covid yang terpaksa melaksanakan isoman akibat keterbatasan akses ke Fasilitas Kesehatan (Faskes), serta memastikan kesiapan SDM dan infrastruktur pendukung lainnya (perlengkapan dan ambulan) untuk penanganan pasien Covid yang wafat saat isoman di rumah dengan protap Covid hingga ke pemakaman.

Ketiga, berkoordinasi dengan Pemprov Banten maupun Pemerintah Pusat untuk menerapkan kebijakan pemberdayaan SDM Kesehatan dari Akademi kesehatan dan sejenisnya dalam mendukung kegiatan pelayanan di Rumah Sakit baik RSUD maupun RS Swasta, maupun Lokasi Isolasi Terpadu tambahan yang disiapkan oleh Pemkot.

Keempat, memberikan prioritas anggaran untuk insentif tenaga kesehatan baik berupa tunjangan maupun natura pendukung lainnya, bantuan sosial bagi warga yang terdampak secara ekonomi, termasuk penyiapan Hotline rawan pangan untuk memudahkan masyarakat melaporkan kebutuhan darurat pangan harian, sekaligus sebagai langkah proaktif Pemkot memastikan warga dengan kerawanan pangan dapat segera tertangani.

Baca juga: PPKM Darurat Berakhir, PT KAI Commuter Tetap Berlakukan Sejumlah Syarat Perjalanan KRL

Kelima, mengkoordinasikan perusahaan produsen oksigen untuk membuka akses pengisian oksigen di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang untuk memudahkan RS rujukan, Puskesmas dan masyarakat memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid yang isoman dan membutuhkan oksigen.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved