Breaking News:

Virus Corona

Anies Baswedan Sebutkan Faktor Utama Penyebab Kematian Warga saat Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Penyebab utama warga sedang isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19 meninggal dunia karena tidak mendapat penanganan intensif.

Wartakotalive.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji di Monas, Minggu (18/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penyebab utama warga sedang isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19 meninggal dunia karena tidak mendapat penanganan intensif.

Seperti dikutip dari YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7/2021), menurut Anies Baswedan, penanganan tidak intensif karena keterisian rumah sakit tinggi sehingga warga positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Kemarin selama bulan Juni-Juli, kita menyaksikan rumah sakit telah terlampaui. Banyak dari warga yang seharusnya mendapatkan pelayanan di rumah sakit, tidak bisa masuk rumah sakit, karena tempatnya memang terbatas,” kata Anies Baswedan.

“Itulah yang kemudian salah satu sebab kontribusi terhadap kasus-kasus mereka yang isolasi tidak bisa terselamatkan, karena seharusnya mereka berada di rumah sakit,” ujarnya lagi.

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Covid-19 Usia 12 Tahun ke Atas di Griya Pamulang Estate

Baca juga: Krematorium TPU Tegal Alur Melakukan Kremasi Belasan Jenazah Covid-19 di Hari Minggu

Dia menjelaskan,  sekitar 4-5 persen warga terpapar Covid-19 cenderung mengalami gejala berat sehingga membutuhkan ruang ICU.

Kasus Covid-19 di Jakarta menembus 100.000 orang, sehingga sekitar 4.000-5.000 orang membutuhkan ICU.

Sementara ICU di Jakarta hanya mampu menampung 1.500 orang. Dari angka itu, kata Anies Baswedan, ada selisih sekitar 3.500 orang tidak mendapat perawatan di ICU.

“Kejadian ini berbeda dengan isolasi mandiri yang bergejala ringan dan sedang, tapi ini adalah mereka-mereka yang seharusnya masuk dalam perawatan, tetapi tempat kami kemarin tidak cukup,” ujarnya.

Menghindari kejadian serupa, Anies Baswedan melibatkan perangkat RT, RW dan Kelurahan  untuk mencari tahu warga yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19, Kamar Dagang dan Industri Targetkan 15 Ribu Warga, Begini Penjelasan Ketum Kadin

Baca juga: Gandeng Aparat Kepolisian, Pemprov DKI Awasi Praktik-praktik Percaloan Kremasi Jenazah Covid-19

Perangkat wilayah itu diminta selalu memantau perkembangan warganya dan mencukupi segala kebutuhan keseharian seperti pangan dan obat demi mempercepat kesembuhan.

“Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas itu harus tahu siapa positif, siapa isolasi mandiri di setiap wilayahnya."

"Bila ada yang meninggal kami laporkan, bila selamat juga kami laporkan jadi tidak ada yang ditutup-tutupi," katanya.

Seperti diketahui Analis Data LaporCovid-19, Said Fariz Hibban mengatakan, DKI Jakarta menjadi provinsi yang warganya paling banyak dilaporkan meninggal dunia di luar rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

Said Fariz mengatakannya Said jumpa pers melalui YouTube LaporCovid19, Kamis (22/7/2021).

Dia mengatakan, warga meninggal saat isoman di Jakarta Barat mencapai 156 orang, Jakarta Pusat ada 162 orang.

Baca juga: Ribuan Warga Meninggal saat Jalani Isolasi Mandiri, Begini Penjelasan Wagub DKI

Baca juga: Butuh Sembako Saat Isolasi Mandiri di Rumah, Warga Depok Tinggal Lapor ke Pengurus RT/RW

Jakarta Utara kasus meninggal saat isoman 204 orang, Jakarta Selatan ada 289 orang dan Jakarta Timur ada 403 orang.

Data tersebut dihimpun oleh Lapor Covid-19 dari berbagai sumber dengan metode crowdsourcing.

Mulai dari laporan warga ke kanal aduan LaporCovid-19, pemberitaan media massa, dan laporan dari sumber-sumber lain yang terverifikasi.

Selain itu, LaporCovid-19 juga mendapat data resmi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta terkait jumlah pasien Covid-19 yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.

Berdasarkan data dari Dinkes DKI, ada 1.161 orang meninggal dunia di luar rumah sakit atau fasilitas kesehatan.

Jumlah itu lebih kecil dari yang dihimpun Lapor Covid-19. “Data ini baru saja saya dapatkan hari ini dari rekan di Dinkes DKI,” kata Said. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved