Breaking News:

PPKM Darurat

Petugas Gabungan Tetap Siaga di Pos Penyekatan Panasonic dan Lampiri Jakarta Timur

Aparat gabungan masih berjaga di jalur penyekatan Panasonic, Kecamatan Pasar Rebo dan kawasan Lampiri, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Aparat Gabungan Masih Berjaga di Pos Penyekatan Panasonic dan Lampiri Jakarta Timur, Sabtu (24/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aparat gabungan masih berjaga di jalur penyekatan Panasonic, Kecamatan Pasar Rebo dan kawasan Lampiri, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (24/7/2021).

Mereka memutarbalikkan kendaraan yang ingin melintas atau masuk ke wilayah Jakarta Timur.

Pasalnya, kendaraan yang diputarbalikkan itu tidak memiliki kepentingan masuk ke wilayah Jakarta Timur.

Baca juga: Rendahnya Kedisiplinan Masyarakat Jadi Alasan Pemkot Tangsel Perpanjang Masa PPKM Darurat

Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Martson Marbun mengatakan, penyekatan itu dilakukan dari arah Depok menuju Jakarta Timur.

Kemudian arah sebaliknya yaitu dari Jakarta Timur menuju Depok juga disekat.

"Kita melakukan selektif kendaraan yang ingin melintas," ucapnya.

Marbun melanjutkan, kendaraan yang melintas yang diperiksa surat tanda resgitrasi pekerja (STRP).

Jika tidak bisa menunjukkan, maka akan diputarbalikkan kembali ke rumah.

Baca juga: Ramai Ajakan Demonstrasi Tolak PPKM, Staf Presiden: Yang Dibutuhkan Saat Ini Empati

"Untuk pekerja esensial dan kritikal boleh melintas selama mereka dapat menunjukan bukti bekerja di sana," ujarnya.

Sementara kata Marbun, untuk ojol boleh melintas di sana selama tidak termakan hoax adanya aksi demo.

Di lokasi terpisah, Polsek Duren Sawit juga masih menyekat Jalan Lampiri, Kalimalang, Jakarta Timur.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Rensa Aktadivia menerangkan, ada sebanyak 87 personel gabungan berjaga.

Mereka memeriksa satu persatu kendaraan yang melintas.

Baca juga: Omset Wartegnya Kian Tergerus, Mae Berharap PPKM Darurat Tidak Diperpanjang Lagi

"Sampai siang ini tidak ada pengendara yang protes keras terhadap penyekatan," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved