Breaking News:

Covid19

Butuh Sembako Saat Isolasi Mandiri di Rumah, Warga Depok Tinggal Lapor ke Pengurus RT/RW

Untuk bansos yang diberikan kepada warga yang tak terdaftar dalam DTKS, dikatakan Imam menggunakan anggaran dari Pemerintah Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
dok Humas Pemkot Depok
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (rompi lengan baju biru) memberikan bansos langsung ke rumah-rumah warga yang tengah jalani isolasi mandiri Covid-19 di sejumlah wilayah di Kota Depok, Sabtu (24/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK ---  Pemerintah Kota Depok membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah akibat terpapar Covid-19.

Dalam setiap paket sembako yang diberikan tersebut berisikan beras, mie instan, produk UMKM dan lainnya.

“Alhamdulillah, hari ini kami telah membagikan sembako ke beberapa warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) maupun terdampak pandemi Covid-19.,” kata Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono kepada wartawan di wilayah Kelurahan Limo, Cinere, Kota Depok, Sabtu (24/7/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok ini mengatakan kegiatan bagi-bagi sembako itu dinamakan Depok Sedekah Bersama (Desaber).

Warga yang mendapatkan sembako tersebut dikatakan mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini adalah mereka yang berada di luar dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sedangkan bagi warga yang terdaftar dalam DTKS, telah diberikan bantuan oleh pemerintah pusat sebanyak 425 ribu jiwa. 

Untuk bansos yang diberikan kepada warga yang tak terdaftar dalam DTKS, dikatakan Imam menggunakan anggaran dari Pemerintah Kota Depok.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Depok fokus untuk warga di luar DTKS. Kami menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ditambah kerjasama dengan pihak lainnya memberikan bantuan kepada warga. Untuk di Limo ada 100 paket,” paparnya.

Sembari membagikan pake sembako tersebut kepada warga, Imam turut berpesan agar masyarakat terus menjaga menerapkan protokol kesehatan melalui 6M. 

Yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, mengurangi mobilisasi dan interaksi, serta menghindari makan bersama.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved