Breaking News:

Virus Corona

Akui Belum Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Rp19 Miliar, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Total insentif tenaga kesehatan Kota Bekasi yang belum dibayarkan sekira Rp19 miliar. Hal itu pun diakui oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com
Total insentif tenaga kesehatan Kota Bekasi yang belum dibayarkan sekira Rp19 miliar. Hal itu pun diakui oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

Pemkot Bekasi, kata dia, sedang mencari solusi agar dapat membayar insentif tenaga kesehatan tersebut.

Selain itu, Pemkot Bekasi melakukan kebijakan refocusing anggaran dalam rangka penanganan Covid-19.

”Dana insentif nakes pun juga harus dipilah tidak semuanya dapet."

"Orang-orang tertentu harusnya yang mengelola tentang bagaimana penanggulangan Covid-19 ini pengendalian Covid ini yang diberikan (insentif)."

"Tapi sampai dengan Desember sudah clear, jadi tersisa mulai awal tahun ini hingga Mei kemarin," ujarnya.

Baca juga: VIDEO Sejumlah Nakes Undur Diri dari Pekerjaan karena Beban Kerja Berat dan Insentif Tertahan

Baca juga: PWNU DKI Dorong Pemprov DKI Berikan Tambahan Insentif Untuk Nakes dan Tukang Gali Kubur Covid

Besaran insentif setiap tenaga kesehatan berbeda-beda sesuai dengan tupoksi.

Meskipun begitu, Pemkot Bekasi akan memikirkan cara agar para tenaga Kesehatan tersebut mendapat insentif.

"Wah besar (nilai insentif tenaga kesehatan), dokter itu ada yang Rp15 juta, kali kalau setahun itu besar, makanya gede nilainya," ucap Rahmat Effendi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved