Breaking News:

Virus Corona

Akui Belum Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Rp19 Miliar, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Total insentif tenaga kesehatan Kota Bekasi yang belum dibayarkan sekira Rp19 miliar. Hal itu pun diakui oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com
Total insentif tenaga kesehatan Kota Bekasi yang belum dibayarkan sekira Rp19 miliar. Hal itu pun diakui oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi belum membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) sejak Januari hingga Mei 2021.

Total insentif tenaga kesehatan Kota Bekasi yang belum dibayarkan sekira Rp19 miliar.

Hal itu pun diakui oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Menurut Rahmat Effendi, insentif yang diterima tenaga kesehatan saat pandemi Covid-19 relatif sangat besar.

Insentif tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkn juga pemerintah daerah.

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

"Nah ternyata tidak semua insentif nakes dibiayai oleh (pemerintah) pusat, ternyata ada yang dikembalikan ke daerah. Nah yang dikembalikan ke daerah, ini kan jadi berat posisinya," kata Rahmat saat dikonfirmasi, Sabtu (24/7/2021).

Pembayaran insentif yang telah rampung hingga Desember 2020. Sedangkan periode Januari hingga Mei 2021 belum dibayarkan.

Kota Bekasi juga harus kembali menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 pada awal Juni 2021.

"Tahun lalu, pemerintah melalui Dinkes sudah membayar sampai dengan Desember, yang Januari sampai Mei ini belum," kata Rahmat Effendi.

Menambahkan, saat ini Pemkot Bekasi sedang menghadapi masalah krusial, seperti penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit umum.

"Untuk pembayaran insentif nakes yang sekarang, kita belum memiliki anggaran, mudah-mudah nanti bisa dibayarkan," tuturnya.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved