Minggu, 19 April 2026

Virus corona

Temuan Terbaru: Dua Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta

Sebuah studi baru mengungkapkan baik vaksin virus corona Pfizer dan AstraZeneca bekerja dengan baik untuk mencegah kasus simtomatik varian Delta

Tribunnews.com
Vaksin Astrazeneca (ENDRIK SCHMIDT / DPA-ZENTRALBILD / DPA PICTURE-ALLIANCE MELALUI AFP) 

Wartakotalive.com - Sebuah studi baru mengungkapkan baik vaksin virus corona Pfizer dan AstraZeneca bekerja dengan baik untuk mencegah kasus simtomatik varian Delta.

Tetapi, efektivitas vaksin menurun secara signifikan pada pasien yang hanya mendapat satu dari dua dosis yang diwajibkan.

Dilansir Forbes, sebuah penelitian terhadap 19.000 orang dari Public Health England yang diterbitkan Rabu (21/7/2021) menemukan bahwa dua dosis vaksin Pfizer atau AstraZeneca membantu melindungi terhadap gejala dari varian alfa (B.1.1.7, juga dikenal sebagai varian Inggris) dan varian Delta pada tingkat yang sebanding.

Dua dosis vaksin Pfizer memiliki efektivitas 93,7 persen untuk mencegah infeksi alfa bergejala, dan 88 persen untuk varian Delta.

Lalu, dua dosis AstraZeneca ditemukan 74,5 persen efektif untuk mencegah infeksi alfa simtomatik, dan 67 persen untuk Delta.

Namun, efektivitas vaksin turun drastis jika pasien hanya menerima satu dosis dari salah satu vaksin.

Penelitian menemukan keduanya hanya lebih dari 48 persen efektif melawan alfa dan hanya sekitar 30 persen efektif melawan Delta.

Para peneliti mengatakan temuan mereka mendukung teori bahwa memprioritaskan dosis kedua, terutama pada populasi yang rentan, adalah cara yang efektif untuk mencegah wabah virus corona.

Vaksin Virus Corona atau Vaksin Covid-19 produksi Pfizer
Vaksin Virus Corona atau Vaksin Covid-19 produksi Pfizer (reuters/dailymail.co.uk)

Sedangkan vaksin Johnson & Johnson dosis tunggal hanya memiliki tingkat kemanjuran 33 persen terhadap varian Delta, sebuah studi Universitas New York yang dirilis Selasa menyarankan, meskipun belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Sebuah studi kecil dari Moderna bulan lalu menyarankan vaksin mereka juga menawarkan perlindungan terhadap strain Delta.

Varian Delta, yang diyakini para ahli lebih menular daripada bentuk virus corona sebelumnya, dianggap sebagai kekuatan pendorong di balik gelombang infeksi baru dan lonjakan rawat inap di seluruh AS.

Para ahli telah memperingatkan tentang bahaya yang dapat ditimbulkan Delta.

Mantan kepala Administrasi Makanan dan Obat-obatan Dr. Scott Gottlieb mengatakan “mayoritas” orang Amerika yang tidak divaksinasi kemungkinan akan tertular mutasi Delta.

Ia menambahkan penyakit “akan menjadi virus paling serius yang akan mereka dapatkan dalam hidup mereka dalam hal risiko menempatkan mereka di rumah sakit.”

Lonjakan kasus baru telah mendorong beberapa kota seperti Los Angeles dan Las Vegas untuk mewajibkan kembali penggunaan masker.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Studi: 2 Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Dapat Bekerja dengan Baik Lawan Varian Delta

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved