Breaking News:

Covid19 Jakarta

Pengakuan Penumpang Pesawat City Link Menggunakan Surat Swab PCR Palsu, Tunggu 30 Menit Jadi

Penumpang pesawat City Link di Bandara Halim Perdana Kusuma bernama Kunci Alam (39) mengetahui surat swab PCR yang dibeli palsu.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Pengakuan Penumpang Pesawat City Link Menggunakan Surat Swab PCR Palsu, Tunggu 30 Menit Jadi
warta kota/miftahulmunir
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan di Mapolres, Jumat (23/7/2021), memaparkan praktik pemlsuan PCR yang dilakukan tersangka.

Tiga orang pelaku pembuat surat swab PCR palsu bernama Deny Irwansyah (31), M Ravi Batubara (48) dan M Gilang (28).

Kemudian dua tersangka bernama Dedy Doles Silalahi (33) dan Kunci Alam (39).

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, swab PCR palsu ini sebagai syarat untuk bisa melakukan penerbangan di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Baca juga: VIDEO : Danrem 061 Serahkan APD dan Beras Bantu Petugas Pengurus Jenazah Covid-19

"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kecurigaan pemalsuam surat swab PCR," ujar dia di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021).

Tiga pelaku pembuat surat PCR ini memiliki peran berbeda.

Misalnya tersangka M Ravi berperan mencari orang yang memerlukan surat PCR palsu.

Kedua tersangka Deny berperan sebagai pencetak surat swab PCR palsu dengan kops surat Medilab.

"Tersangka ketiga G ini yang memiliki soft copy surat swab PCR Medilab," jelasnya.

Sedangkan kedua penumpang yang ditetapkan sebagai tersangka ingin terbang ke Palembang.

Kedua penumpang tersebut membeli swab PCR palsu dari tersangka sebesar Rp, 600.000.

Baca juga: Ombudsman Jakarta Raya: PPKM Darurat di RT, RW dan Kawasan Industri Belum Efektif

Dari tangan para pelaku, Polisi mengamankan satu unit komputer lengkap dengan PC dan keyboard, surat swab PCR dan sejumlah uang.

"Para tersangka kita kenakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsu surat ancaman enam tahun penjara, Pasal 14 dan Pasal 9 KUHP tentang wabah penyakit ancaman satu tahun penjara," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved