PPKM Darirat

Penegakan PPKM Tak Perlu Arogan, Begini Cara Humanis Satpol PP Kota Tangerang ke PKL dan Driver Ojol

Makanan ini disalurkan ke para driver Ojol, masyarakat umum, hingga pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pandemi covid-19. 

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan sosialisasi dan penertiban PPKM Darurat termasuk juga memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan, Jumat (23/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diberlakukan di Kota Tangerang hingga 25 Juli mendatang.

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan sosialisasi dan penertiban termasuk juga memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan. 

Salah satunya seperti yang dilakukan jajaran Kecamatan Batuceper, saat melakukan penertiban PPKM, di kawasan perdagangan Poris Gaga, yang dilakukan sambil berbagi sembako dan paket makan pada Jumat (23/7/2021).

“Saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja, kesehatan maupun ekonomi. Dengan itu sikap-sikap arogan rasanya tidak tepat jika dilakukan para petugas di tengah kesulitan saat ini. Maka, kami melakukan dengan sikap humanis, mengajak mereka ngobrol, mendengarkan keluhan, serta berusaha saling menguatkan,” ungkap Rahmat Hendrawijaya, Camat Batuceper. 

Ia mengungkapkan, setiap harinya dalam penertiban PPKM darurat, Dapur Umum Kecamatan Batuceper memberikan 50 hingga 100 paket makan siang.

Makanan ini disalurkan ke para driver Ojol, masyarakat umum, hingga pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pandemi covid-19. 

“Sambil menertibkan mereka yang melanggar, sambil menyosialisasikan aturan-aturan yang harus dipatuhi masyarakat, kami sambil bagi-bagi paket makan siang dan sembako berupa beras 5 kilo. Semoga, dengan cara-cara seperti ini, masyarakat bisa lebih patuh dan mengerti pilihan kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah,” tuturnya.

Sementara itu, tak sedikit pedagang pun mengaku sudah lelah dengan situasi seperti ini.

Mereka sama-sama ingin segera mengakhiri pandemi, dengan ikut vaksin, prokes ketat serta patuh akan aturan yang ada. 

Seperti yang diungkapkan Ayu salah seorang pedagang mie ayam yang mengaku ingin cepat kembali normal baik kondisi situasi maupun kondisi dagangannya.

“Karena itu, jujur saya selalu patuh aturan, saya pakai masker, saya enggak sediakan makan di tempat, saya dan suami sudah divaksin tinggal tunggu dosis 2. Jadi ayolah sama-sama patuh, biar kita bisa cepet hidup normal dan dagang normal lagi,” kata Ayu. 

Dirinya mengapresiasi aksi sosial para petugas lapangan, seperti Satpol PP Kecamatan Batuceper yang sering berkunjung ke lapaknya, berkomunikasi dan kali ini memberikan sembako berupa beras.

“Semoga yang begini bisa dicontoh banyak pihak, bisa sama-sama saling bantu, untuk sama-sama bisa melalui situasi sulit seperti ini,” ujarnya. 

Baca juga: Pembagian BST Door to Door di Bekasi Dinilai Tak Efektif, Penyaluran Dilakukan Kolektif di Kantor RW


Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved