Virus Corona

LaporCovid-19: Rata-rata Pasien Isolasi Mandiri yang Wafat Keluarganya Juga Positif

Timnya juga menemukan ada pasien yang tidak mau ke rumah sakit dengan berbagai alasan.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Ferryal Immanuel
Petugas penggali kubur TPU Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, menurunkan peti jenazah pasien Covid-19 ke liang lahat. Senin (19/7/2021). 

Tetapi, lanjut dia, dengan gejala dan seterusnya, apalagi jika dipahami saat ini yang berlangsung adalah pandemi, sangat mungkin mereka meninggal karena Covid-19, dibandingkan rata-rata kematian di wilayahnya.

Baca juga: Catat! Ini Waktu Terbaik Pemberian Plasma Konvalesen kepada Pasien Covid-19, Jangan Setelah Kritis

"Rata-rata lima orang dalam satu bulan, kemudian menjadi 25 sampai 30 orang dalam 20 hari, itu kan menjadi indikator ada satu yang luar biasa yang memicu itu," ulas Arif.

Sebagian pasien isoman, kata dia, juga bahkan ditemukan setelah meninggal dan terlambat dimakamkan, berdasarkan beberapa laporan dari petugas di garda depan.

Ketua RT dan RW Hingga Puskesmas Cenderung Abaikan Warga yang Isolasi Mandiri

Relawan LaporCovid-19 Yemiko Happy mengungkapkan, pihaknya menerima 161 keluhan masyarakat terkait penanganan pandemi, selama pelaksanaan PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021.

Salah satu keluhan yang disoroti LaporCovid-19 adalah, masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) tidak diperhatikan oleh puskesmas setempat.

"Pelayanan puskesmas itu misalnya ada orang yang isoman, tetapi tidak mendapat kesempatan atau tidak diperhatikan oleh puskesmas."

Baca juga: Beda dari 2020, Tahun Ini Penerima Bantuan Subsidi Upah Cuma untuk yang Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta

"Sehingga masyarakat menjadi khawatir dan takut dengan apa yang mereka alami," ujar Yemiko, dalam konferensi pers 'Evaluasi PPKM Darurat 3-20 Juli 2021' secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Yemiko turut mengungkap keluhan masyarakat lainnya, seperti permintaan mencarikan rumah sakit atau lokasi isolasi bagi pasien Covid-19.

Begitu pula, kata dia, ada keluhan tentang pelayanan konsultasi Covid-19 secara online.

Baca juga: Kapolda Sulteng Turun Langsung Pimpin Perburuan Ali Kalora Cs, Suplai Logistik Pasukan Diperkuat

Ada pula keluhan warga yang menjalani isoman dan tidak mendapatkan obat-obatan dari pemerintah.

"Ini perihal pelayanan primer ya."

"Keluhannya kepada pemerintah sebenarnya banyak ya."

Baca juga: Menteri Agama: Vaksinasi Penjabaran Ajaran Agama, Jaga Kehidupan Langkah Paling Mulia Agungkan Tuhan

"Misalnya juga pada tataran birokrasi terbawah, yakni ketua RT dan RW tak tanggap dengan kasus Covid-19."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved