Breaking News:

PPKM Darurat

KAPOLRI Instruksikan Polda dan Polres Seluruh  Indonesia Gelar Patroli Skala Besar Malam Ini

Jenderal Listyo Sigit mengatakan, kegiatan patroli skala besar adalah upaya Polri mempercepat pendistribusian bantuan sosial dari pemerintah.

Istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan polda dan polres seluruh Indonesia menggelar patroli skala besar penyaluran bantuan sosial (bansos) serentak mulai pukul 21.00 WIB malam ini. 

Sigit meyakinkan masyarakat tidak khawatir dengan kehabisan kebutuhan makanan, apabila pasokan sembako telah habis, dapat melapor ke Babinsa maupun Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing.

Agar Penyaluran Bansos PPKM Lebih Cepat, Ini Saran Pengamat

Sebelumnya, pengamat kebijakan publik Yanuar Nugroho kasih saran agar penyaluran bantuan sosial (bansos) saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) lebih tepat dan cepat. 

Yanuar menjelaksan, di luar persoalan data, yang perlu pemerintah perbaiki sekarang adalah reformasi birokrasi agar penyalurannya lebih cepat ke masyarakat dan tenaga kesehatan (nakes). 

"Persoalannya itu bukan di data sekarang, tapi pada penyaluran, saya baca di media insentif nakes November 2020, baru turun Juni 2021," ujarnya dalam webinar "Seberapa efektifkah PPKM Darurat? Analisa LaporCovid-19", Kamis (22/7/2021). 

Menurut dia, perbaikan birokrasi harus dipercepat, apalagi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan akan melonggarkan PPKM di pekan depan. 

Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Semua Daerah di Jawa Tengah Pastikan Adanya Penurunan Kasus Covid-19

"Presiden juga katakan akan longgarkan PPKM, saya kira ada dua tantangan. Pertama, data yang sudah baik disempurnakan," kata Yanuar. 

Kedua, dia menambahkan, reformasi birokrasi agar cepat bekerja agar insentif nakes telat turun karena masalah reimbursement tidak berulang. 

"Birokrasi harus dilaporkan dulu, dicek dulu, padahal kasus jalan terus. Rumah sakit bisa kolaps, kita belajar dari penanganan Covid-19, perlu ada birokrasi terhubung di masa krisis, kalau masa biasa lama pencairannya," pungkasnya. (Antaranews/Yanuar Riezqi Yovanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved