Breaking News:

Ikut Sertifikasi CHSE, Pelaku Indusri Pariwisata Kepulauan Seribu Berikan Rasa Aman Wisatawan

sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan di tengah pandemi Covid-19. 

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu Puji Hastuti 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para pelaku industri pariwisata di Kabupaten Kepulauan Seribu diimbau untuk mengikuti program sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE). 

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu Puji Hastuti mengatakan bahwa sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan di tengah pandemi Covid-19. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin wisatawan dan masyarakat,” ucap Puji, Jumat (23/7/2021). 

Dengan mengikuti program sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu diharapkan pelaku industri pariwisata bisa terlibat aktif pemenuhan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. 

Puji berharap para pelaku industri pariwisata mau mendaftarkan usahanya agar bisa mendapatkan sertifikasi CHSE sehingga pelayanan maupun produknya sudah terjamin memenuhi standar. 

Baca juga: Redmi Note 10 5G Resmi Dijual, Harga Rp2 Jutaan Dilengkapi Baterai 5.000 mAh dan Fitur NFC

Baca juga: Ivan Rakitic Menolak Ajakan Cristiano Ronaldo Bergabung ke Juventus, saat Bertatus Pemain Barca

“Dengan sertifikasi CHSE, wisatawan yang datang lebih nyaman,” ungkapnya. 

Nantinya para pelaku industri pariwisata yang tertarik, bisa melakukan proses pendaftaran terbuka melalui website CHSE Kemenparekraf: https://chse.kemenparekraf.go.id/, dan dibuka hingga September 2021 mendatang. 

“Kegiatan sertifikat ini dilakukan Kemenparekraf tanpa dipungut biaya atau gratis dengan target sebanyak 6.300 pelaku industri pariwisata,” kata Puji.

Sebelumnya, di ajang Temu Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Akbar yang diadakan oleh GoFood dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif lokal untuk terus melakukan protokol kesehatan berbasis CHSE

“Sertifikasi protokol kesehatan CHSE ini sebagai panduan standar protokol kesehatan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen di masa pandemi ini,” ungkap Sandi.

Baca juga: Polisi Ungkap Sabu 1 Kg dari Sindikat Afrika Selatan, Tas Map Jadi Modus

Baca juga: Webinar Fakultas Hukum UKI: Telaah Yuridis Peradi sebagai Satu-Satunya Wadah Profesi Advokat

Selain itu, Menteri Sandiaga Uno juga mengajak seluruh pelaku sektor ekonomi kreatif, khususnya UMKM kuliner agar cekatan dalam berinovasi dan beradaptasi. “Kami juga terus menggaungkan semangat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI),” ujar Sandi.

Terkait dengan protokol kesehatan CHSE, lanjut Sandi, Kemenparekraf sangat mengapresiasi kepada platform GoFood sebagai salah satu layanan pesan antar makanan di Indonesia, yang membekali mitra usaha dengan strategi jualan kuliner serta pentingnya implementasi protokol kesehatan ketat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi platform GoFood yang memiliki inisiatif sejalan, sehingga UMKM kuliner diharapkan bisa memberikan layanan yang aman dan nyaman, serta mampu makin bertumbuh di tengah pandemi,” ujar Sandi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved