Breaking News:

ICW Bakal Dilaporkan Buntut Tuding Moeldoko Terlibat Bisnis Ivermectin, 'Ini Fitnah Keji'

Tudingan ICW disebut sangat tak berdasar karena menuduh Moeldoko memperkaya diri sendiri ditengah pandemi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebut Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko punya kepentingan dengan produksi obat Ivermectin, berbuntut panjang.  Bahkan kabarnya, Kuasa Hukum Muldoko Muhammad Khadafi tengah menyiapkan proses hukum terkait tudingan ICW. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebut Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko punya kepentingan dengan produksi obat Ivermectin, berbuntut panjang. 

Bahkan kabarnya, Kuasa Hukum Muldoko Muhammad Khadafi tengah menyiapkan proses hukum terkait tudingan ICW.

Dalam dua hari kedepan pihaknya pun akan segera membuat laporan tersebut.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

"Kami bakal bikin laporan karena ini menciderai HKTI secara keseluruhan. Mungkin satu dua hari ini kami buat laporan," kata Muhammad Khadafi dalam keteranganya, Jumat (23/7/2021). 

Muhammad Khadafi melanjutkan, tudingan ICW sangat tak berdasar karena menuduh Moeldoko memperkaya diri sendiri ditengah pandemi.

Bahkan, obat ivermectin disebut punya hubungan dengan HKTI. 

"Padahal gak ada sama sekali. Ini fitnah keji," kata Khadafi.

Selain itu, ICW harusnya cerdas dan tak membuat berita yang memecah belah. Padahal, kini lembaganya tengah fokus mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan petani. Salah satunya dengan rutin membagikan masker.

"ICW seolah membuat berita yang tak ada bukti dan sangat merugikan nama baik ketum HKTI. Kami berikan puluhan ribu masker kepada masyarakat termasuk meminta warga tak berkerumun dan tetap patuh prokes," jelas Khadafi.

Sebelumnya, Moeldoko membantah tuduhan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait relasi dengan produsen obat Ivermectin, PT Harsen Laboratories. 

Moeldoko menegaskan tidak punya kedekatan dengan produsen Ivermectin. Ia menyebut seluruh pernyataan ICW soal kedekatannya dengan PT Harsen Laboratories tidak benar.

"Itu tuduhan ngawur dan menyesatkan," kata Moeldoko.

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Diunduh di Pedulilindungi.id, Begini Caranya

Baca juga: SIAPAKAH Doni Salmanan, Viral Sawer Reza Arap Rp1 Miliar saat Live Streaming Games? Ini Sosoknya

Baca juga: PROFIL Harmoko, Sosok yang Minta Soeharto Mundur, Meniti Karir Jurnalis, Politisi, hingga Menteri

Moeldoko juga membantah tudingan keterlibatan anak perempuannya, Joanina Rachma, dengan persoalan obat Ivermectin. Ia pun membantah merekrut Joanina sebagai tenaga ahli di Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Mantan Panglima TNI itu menegaskan Joanina hanya magang di KSP selama tiga bulan pada 2020.  Moeldoko mengaku hanya ingin anaknya belajar dari para tenaga ahli di lingkaran Istana.

"Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo, dengan PT Harsen Lab," ujarnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved