Breaking News:

VIDEO Polisi Bagikan Beras 5 Kg ke Pengendara dan Sopir Angkot di Jalur Penyekatan Jalan Raya Bogor

Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Martson Marbun mengatakan, dirinya sengaja membagikan beras agar warga bisa bertahan hidup selama penerapan PPKM darurat.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR REBO - Pos penyekatan di dekat PT Panasonic, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur sedikit berbeda pada Kamis (22/7/2021) sore.

Pasalnya, Polsek Pasar Rebo tidak hanya melakukan pemeriksaan kendaraan untuk diputar balikan.

Tapi juga membagikan sembako berupa beras seberat lima kilogram untuk sopir angkot, pengendara sepeda motor, driver ojek online dan warga sekitar.

Kapolsek Pasar Rebo Kompol Martson Marbun mengatakan, dirinya sengaja membagikan beras agar warga bisa bertahan hidup selama penerapan PPKM darurat.

Baca juga: PPKM Level 4 Kabupaten Bekasi, Restoran di Mal Beroperasi Hanya Layani Take Away

Baca juga: Sehari Setelah Aksinya Memalak Sopir Truk Viral di Media Sosial, 3 Bajing Loncat Diringkus Polisi

Sehingga, warga bisa diam di rumah tidak terprovokasi ajakan menolak PPKM darurat.

Mengingat, ribuan ojol di Bandung, Jawa Barat sempat mengadakan aksi demo penolakan PPKM darurat.

"Jadi masyarakat bisa diam di rumah saja selama PPKM darurat, kita yang memberikan perhatian kebutuhan dapur," ucapnya.

Marbun menerangkan, ada sekira 150 karung beras berukuran lima kilogram yang dibagikan kepada masyarakat.

Namun, kegiatan itu bukan baru pertama kali dilakukan Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Karena sejak PPKM darurat pertama kali pada Sabtu (3/7/2020) pihaknya sudah membagikan beras.

Baca juga: Lurah Aren Jaya Sesalkan Intimidasi terhadap Petugas BST: Kami Hanya Ingin Melayani Warga

Baca juga: VIDEO Hewan Kurban Belum Habis Terjual, Pedagang Masih Bertahan Berjualan

"Kemarin kita bagikan juga di gang dekat Kalisari beras lima kilogram sebanyak 200 kilogram," jelas dia.

Marbun menerangkan, syarat untuk mendapatkan beras lima kilogram hanya menunjukan KTP DKI.

Kemudian warga mengantre dengan rapih dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

"Kita atur jaga jarak dan memakai masker, supaya antrean mengambil beras tidak menjadi klaster Covid-19," tutur dia.(m26)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved