Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Vaksin Covid Pada Anak Usia 12-17 Tahun Tidak Punya Efek Dibanding Orang Dewasa

Eva mengatakan bahwa hasil penelitian, anak usia 12 hingga 17 tahun aman menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Desy Selviany
Risiko vaksin Covid-19 pada anak cukup rendah. Efek samping yang ditimbulkan umumnya hanya rasa nyeri pada bekas suntikan. Foto: Anak usia 13 tahun dapat vaksin di Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (18/7/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Risiko vaksin Covid-19 pada anak cukup rendah.

Efek samping yang ditimbulkan umumnya hanya rasa nyeri pada bekas suntikan.

Hal itu diungkapkan Dokter RSAB Harapan Kita, dr Eva Devita Harmoniati Sp.A (K) dalam talkshow keluarga sehat di radio Kementerian Kesehatan Kamis (22/7/2021).

Eva mengatakan bahwa hasil penelitian, anak usia 12 hingga 17 tahun aman menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Bahkan kata Eva, anak-anak jauh lebih tidak memiliki Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) serius ketimbang orang dewasa.

"Efek vaksin Covid-19 dari penelitian sebelumnya dinyatakan sangat aman. Laporannya anak usia 12 sampai 17 tahun hanya rasakan nyeri di bagian bekas suntikan," jelas Eva.

Baca juga: JADWAL Mobil Vaksin Keliling Kamis 22 Juli 2021 Tersebar di 5 Lokasi Jakarta Pusat dan Jakarta Barat

Baca juga: Dibuka Hingga 31 Juli 2021, Sentra Vaksinasi RPTRA Citra Permata Layani Vaksin Anak, Dewasa & Lansia

Eva memastikan bahwa vaksin Covid-19 aman untuk anak karena kandungan vaksin ialah virus yang sudah dimatikan.

Dimana virus ini nantinya akan merangsang antibodi untuk dapat menyerang virus Covid-19 apabila masuk ke dalam tubuh.

Eva menjelaskan, bahwa anak-anak yang sudah divaksin masih berpeluang tertular Covid-19.

Namun, gejala yang ditimbulkan cenderung ringan hingga tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved