Breaking News:

Idul Adha

Duh! 21,5 Kg Daging Kurban di Kepulauan Seribu Dimusnahkan karena Mengandung Cacing

Pemusnahan organ hewan kurban tidak layak konsumsi mengandung cacing itu dilakukan dengan cara mengubur serta disiram disinfektan dan detergen.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Junianto Hamonangan
(ILustrasi) Petugas Sudin KPKP Jakarta Utara melakukan pengawasan penyembelihan hewan kurban saat momen Iduladha 1442 Hijriah. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEPULAUANSERIBU - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu melakukan pemeriksaan hewan kurban, Rabu (21/7/2021) atau H+1 Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Pemeriksaan hewan kurban itu dilakukan di tiga pulau permukiman, Pulau Lancang, Pulau Karya dan Pulau Sebira yang melakukan pemotongan hewan kurban pada H+1 Hari Raya Idul Adha.

Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan pada kesempatan itu ada 67 hewan kurban yang diperiksa kesehatannya. 

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

Jumlah 67 hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 11 ekor sapi, 14 kambing dan 42 domba. Hasilnya didapati organ tubuh yang tak layak konsumsi karena mengandung cacing.

“Yang kita periksa daging dan organ tubuh lain. Hasilnya ditemukan dua kilogram hati dan paru terdapat cacing yang langsung kita musnahkan,” kata Devi, Kamis (22/07/2021).

Kegiatan ini lanjutan dari kegiatan serupa yang dilakukan saat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Pasalnya ketika itu ada 21,5 kilogram hewan kurban tidak layak konsumsi dan dimusnahkan. 

Jumlah itu diperoleh dari 221 hewan kurban yang diperiksa kelayakan daging maupun organ tubuh lainnya usai penyembelihan yang dilakukan pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah. 

“Itu terdiri dari 67 ekor sapi, 20 ekor kambing dan 134 ekor domba. Hasilnya ada 21,5 kilogram hati dan paru yang mengandung cacing, langsung dimusnahkan," kata Devi. 

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Diunduh di Pedulilindungi.id, Begini Caranya

Baca juga: SIAPAKAH Doni Salmanan, Viral Sawer Reza Arap Rp1 Miliar saat Live Streaming Games? Ini Sosoknya

Baca juga: PROFIL Harmoko, Sosok yang Minta Soeharto Mundur, Meniti Karir Jurnalis, Politisi, hingga Menteri

Devi menambahkan pemeriksaan hewan kurban tersebut dilakukan di 10 lokasi pemotongan di enam kelurahan yang ada di Kepulauan Seribu

Pemusnahan organ hewan kurban tidak layak konsumsi itu dilakukan dengan cara mengubur serta disiram disinfektan dan detergen.

"Kita ingin memastikan daging maupun organ tubuh hewan kurban yang dibagikan kepada warga memenuhi syarat dan layak dikonsumsi,” katanya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved