Breaking News:

PPKM

Dinsos Tangsel Mulai Salurakan BST Senilai Rp 600.000 kepada Para Penerimanya

Kepala Dinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman mengatakan, BST program jaring pengaman sosial pandemi covid-19 telah disalurkan sejak tanggal 20 Juli.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive/Rizki Amana
Kadinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman mengatakan, penyalusan bansos untuk warga sudah disalurkan lewat Pos Indonesia agar terhindar kerumunan massa. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Dinsos Kota Tangsel) sebut pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial tunai atau BST program jaring pengaman sosial pandemi covid-19.

Kepala Dinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman mengatakan, BST tersebut telah disalurkan pihaknya sejak tanggal 20 Juli 2021.

Menurutnya pembagian dilakukan secara bergilir oleh pihaknya bersama PT Pos Indonesia secara door to door

Video: Polsek Kebayoran Baru Salurkan Beras dan Rendang untuk Warga Terimbas PPKM

"Bantuan sosial tunai sudah mulai disalurkan terhitung mulai kemarin ya, melalui PT Pos kita koordinasi dengan PT Pos kita minta jangan terjadi kerumunan," katanya saat dikonfirmasi, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (22/7/2021).

Wahyu menjelaskan, pihaknya mencatat sebanayak 125 ribu Kepala Keluarga (KK) sebagai penerima BST. 

Namun, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) hanya mencairkan sebanyak 93 ribu KK penerima BST di Kota Tangsel. 

Baca juga: Mensos Risma dan Pos Indonesia Pantau Langsung Penyaluran BST

Baca juga: Serentak Penyaluran BST, Pos Palembang Belum Temukan Kendala

"Yang ditetapkan kementrian itu 93 ribu sekian, kenapa? Lagi-lagi ternyata masih ada duplikasi dari program sektor lain. Contoh ada yang sudah menerima bantuan Kopeasi UKM, ada yang sudah menerima salah satu keluarganya pra kerja atau insentif kerja, ada juga yang duplikasi masih ada makanya kemarin yang ditetapkan 93 ribu yang BST," jelasnya. 

Selain itu, kata Wahyu, pada pembagian kali ini para penerima bakal mengantongi bantuan senilai Rp 600.000.

"Sekarang di rapel untuk tahap 5 dan 6 yang bulan Mei, Juni dibayarkan sekarang dua bulan sekaligus. Jadi mereka kemarin menerima Rp 600 ribu," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved