Breaking News:

Virus Corona

Anak-anak Wajib Divaksin Covid-19 karena Dapat Menularkan ke Orang yang Rentan Sakit

Eva menjelaskan bahwa anak-anak umumnya memang bergejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) apabila tertular Covid-19.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota/Desy Selviany
Restu sedang divaksinasi Covid-19 di SMAN 2 Jakarta, Minggu (18/7/2021). Vaksinasi Covid-19 massal untuk anak dan remaja ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Anak Nasiona. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Dokter RSAB Harapan Kita, dr Eva Devita Harmoniati Sp.A (K) menjelaskan bahwa anak-anak tetap harus divaksin meskipun mayoritas bergejala ringan saat tertular Covid-19.

Eva menjelaskan bahwa anak-anak umumnya memang bergejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) apabila tertular Covid-19.

Meski begitu, bukan berarti anak-anak tidak rentan tertular Covid-19.

Apalagi kata Eva, anak-anak cenderung aktif dan kerap berinteraksi dengan banyak orang di luar rumah.

Hal itu diungkapkan Eva dalam talkshow keluarga sehat di radio Kementerian Kesehatan Kamis (22/7/2021).

"Sehingga kemungkinan mereka tertular virus besar. Mungkin mereka tidak sakit tapi mereka bisa jadi OTG sehingga tetap dapat tularkan ke orang-orang di rumah yang rentan," jelasnya.

Baca juga: Vaksin Covid Pada Anak Usia 12-17 Tahun Tidak Punya Efek Dibanding Orang Dewasa

Maka dari itu kata Eva, penting untuk anak usia 12 sampai 17 tahun mendapatkan divaksin Covid-19.

Hal itu agar mereka tidak jadi penular untuk orang-orang di rumah.

Selain itu, Eva mengingatkan bahwa orang tua juga harus edukasi anak ketika hendak mendapatkan vaksin dan usai mendapatkan vaksin.

Terutama untuk anak-anak yang takut dengan jarum suntik.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved