Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Diperpanjang, Perlukan STRP Diajukan Kembali? Berikut Penjelasannya

Bagaimana dengan STRP yang hanya memiliki masa berlaku sampai 20 Juli 2021? Perlukah diperpanjang? Simak selengkapnya di sini.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive/Desy Selviany
Hari keempat PPKM Darurat, para pekerja cukup memperlihatkan ID Perusahaan dan STRP untuk melintasi pos penyekatan di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (6/7/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) PPKM Darurat dari yang sebelumnya hanya sampai 20 Juli 2021, kini hingga 26 Juli 2021.

Lalu bagaimana dengan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP)  yang hanya memiliki masa berlaku sampai 20 Juli 2021?

Perlukah STRP PPKM Darurat diperpanjang?

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

Dikutip dari Instagram akun resmi Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi DKI Jakarta @layananjakarta pada Rabu (21/7/2021) bahwa STRP tidak perlu diajukan lagi.

"Bagi Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal yang telah memiliki STRP dengan Masa Berlaku s.d. 20 Juli 2021, TIDAK PERLU mengajukan STRP kembali. STRP tersebut sudah dilakukan pembaharuan secara otomatis dengan masa berlaku selama PPKM Darurat Covid-19," tulisnya.

Pemohon, lanjutnya dapat mengunduh kembali STRP pada akun yang digunakan saat pengajuan secara kolektif oleh perusahaan dan atau menunjukkan QR Code yan tertera pada STRP sebelumnya.

Yaitu untuk ditujunnjukkan ke petugas gabungan pengendalian dan pengawasan PPKM Darurat Covid-19.

"Autentifikasi perizinan dapat dilakukan oleh petugas gabungan melalui scan QR Code yang tertera di STRP," katanya.

Namun, katanya, pemilik STRP harap tetap membawa sertifikat vaksin Covid-19 jika sudah divaksin.

Atau bagi yang belum divaksin dapat membuat surat pernyataan akan mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang ditandatangani di atas materai.

"Serta ketika menggunakan transportasi umum harap melengkapi dokumen lainnya yang dipersyaratkan oleh Otoritas Pelayanan Transportasi Darat, Laut, dan Udara sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved