Pesta Euro Biang Covid

Otoritas Kesehatan Roma Menuding Pesta Euro Timnas Italia Jadi Biang Peningkatan Kasus Covid-19

Arak-arakan trofi juara Euro 2020 dituding sebagai biang peningkatan kasus Covid di wilayah Roma. Ini disebut sebagai Efek Gravina

Penulis: Sigit Setiono | Editor: Sigit Setiono
twitter @euro2020
Pemandangan kontras terjadi dimana Kiper Timnas Italia Donnarumah dikerubungi pemain karena sukses dalam adu penalti. Sementara kiper timnas Inggris Jordan Pickford terduduk lesu. Italia menjadi juara Piala Eropa untuk kedua kalinya. 

SETELAH 10 hari pesta pora kemenangan Timnas Italia di Euro 2020 baru muncul persoalan.

Petugas Otoritas Kesehatan di Lazio sebagai bagian dari Roma, Alessio D'Amato, menuding pesta Gli Azzurri yang mengundang kerumunan massa memicu peningkatan Covid-19.

Secara khusus, Alessio D'Amato menyalahkan Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.

Gli Azzurri asuhan pelatih Roberto Mancini meraih trofi Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di final.

Laga final berlangsung di Stadion Wembley yang membolehkan dengan penonton melebihi 50 persen dari kapasitas pada 12 Juli 2021.

Bek timnas Italia Leonardo Bonucci rayakan gol ke gawang Inggris dan membuat skor sementara menjadi 1-1. Bek Juventus itu membuat gol memanfaatkan bola rebound.
Bek timnas Italia Leonardo Bonucci rayakan gol ke gawang Inggris dan membuat skor sementara menjadi 1-1. Bek Juventus itu membuat gol memanfaatkan bola rebound. (Twitter @Azzurri)

Dari Wembley, Ciro Immobile dkk menjalani arak-arakan yang berkepanjangan di jalan-jalan di wilayah Roma, termasuk Region Lazio.

Tim berarak-arakan dengan bus terbuka melalui jalan-jalan kota, yang membuat jengkel pihak berwenang setempat.

Sebab, mereka bersikeras tidak memberikan izin untuk kegiatan arak-arakan karena masalah Covid-19.

"Kami membayar harga yang mahal dari kegiatan yang disebut 'Efek Gravina'. Sedikit kemujuran tidak ada penumpukan kasus di rumah sakit di Roma," kata Alessio.

Ia menjelaskan dalam 10 hari setelah pesta Gli Azzurri, muncul 681 kasus baru da satu kematian di Region Lazio selama 24 jam terakhir.

“Kami pasti akan melihat lebih banyak kasus sebagai akibat dari hilangnya fokus seputar perayaan Kejuaraan Eropa. Kami khawatir trend buruk seperti ini akan berlanjut selama beberapa hari lagi," katanya.

“Sebagian besar kasus positif baru adalah anak muda yang belum divaksinasi. Sekali lagi ini menunjukkan pentingnya vaksinasi,” kata Alessio.

Federico Bernardeschi Bersama Trofi Euro 2020
Federico Bernardeschi Bersama Trofi Euro 2020 (Instagram @Federico Bernardeschi)

Hingga awal pekan ini, Italia telah menyuntikkan 62,1 juta dosis vaksin Covid-19. Data sementara menyebutkan bahwa 26,8 juta warga Italia telah mendapat dosis lengkap.

Alessio D'Amato beberapa kali menyebut 'Efek Gravina' untuk menyalahkan Presiden FIGC, Gabriele Gravina yang juga menuntut stadion dibuka kembali.

Gabriele Gravina memberikan sanggahan bahwa penyelenggaraan pesta Euro belum tentu jadi biang peningkatan kasus Covid di Roma.

"Sulit untuk melihat bagaimana bus dengan atap terbuka dapat dianggap sebagai penyebab lonjakan kasus," kata Gravina.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved