Breaking News:

Idul Adha

Kurban Bersama Rhoma Irama-Fahmi Tamami, Sandiaga Uno Harapkan Persatuan Umat Demi Kepulihan Ekonomi

Kurban Bersama Rhoma Irama dan Fahmi Tamami, Sandiaga Uno Berharap Menyatukan Umat Demi Kepulihan Ekonomi Nasional

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Raja Dangdut, Rhoma Irama di Kantor DPP Forum Silaturahmi Takmir Masjid dan Musalah (Fahmi Tamami), Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu (21/7/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Teladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berharap agar peringatan Hari Raya Idul Adha menjadi momentum persatuan umat.

Dirinya pun optimis persatuan umat dapat mengatasi pandemi sekaligus memulihkan ekonomi guna membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Optimisme tersebut disampaikan Sandiaga Uno di sela-sela penyembelihan hewan kurban di Kantor DPP Forum Silaturahmi Takmir Masjid dan Musalah (Fahmi Tamami), Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu (21/7/2021). 

Baca juga: Tebar Harapan dan Semangat, Sandiaga Uno Salurkan 1000 Hewan Kurban

Lewat berkurban, seluruh umat muslim diungkapkannya memperkuat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia) dan ukhuwah insaniyah. 

Karena berkurban senyatanya memiliki makna yang sangat mendalam, yakni tabah, patuh dan sabar menghadapi ujian. 

Terlebih bagi para pejuang covid-19 yang berada di garda terdepan, termasuk masyarakat yang kini tengah berjuang atas kesembuhan mereka.

"Kita optimis ekonomi Indonesia akan kembali bangkit, pengangguran dan kemiskinan bisa kembali kita atasi. Terpenting saat ini adalah kita bersatu dan gotong royong menangkan Indonesia lawan covid-19," ungkapnya.

Baca juga: Resmi Sandang Gelar Doktor Berpredikat Cum Laude, Sandiaga Uno Minta Lulusan UPH Jadi Agen Perubahan

Dirinya meyakini, lewat gotong royong dan bergandengan tangan, menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, ujian dapat sukses dijalani. 

PPKM Ketat yang diharapkan berakhir pada tanggal 26 Juli 2021 mendatang pun diharapkannya dapat menjadi awal masyarakat untuk memulai kegiatan kembali.

"Kita butuh bahwa PPKM Ketat ini juga harus diikuti dengan kepatuhan dari masyarakat. Mohon juga Pak Kyai untuk mendorong program vaksinasi kita agar masyarakat terlindungi dari covid-19," ungkap Sandiaga Uno.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved