Breaking News:

Berita Depok

HATI-HATI Penipuan Pembelian Oksigen Online di Depok Jubir Satgas: Puskesmas Tak Jual Tabung Oksigen

“Penipuan telah dialami warga yang kemudian melakukan transfer sejumlah uang. Orang tersebut mencantumkan lokasi pengambilan di Puskesmas Sukmajaya"

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Budi Malau
ILUSTRASI --- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memaparkan jajarannya yang berhasil membekuk tiga pelaku penipuan bermodus menjual tabung oksigen medis melalui media sosial Instagram. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Langkanya tabung dan pengisian oksigen medis untuk para penderita Covid-19 di Kota Depok rupanya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab demi meraup keuntungan.

Modusnya, pelaku menyebarkan informasi melalui online atau dalam jaringan (daring) yang kemudian meminta bayaran berupa transfer dengan janji akan mengirimkan tabung oksigen menggunakan kurir.

Namun nyatanya, hal itu merupakan penipuan yang dimanfaatkan mengingat tingginya permintaan kebutuhan oksigen medis oleh pribadi, utamanya mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Keyakinan masyarakat yang terkena tipu daya pelaku tak lain dari arahan pelaku yang menunjuk sejumlah lokasi puskesmas di Kota Depok sebagai tempat diserahkannya tabung oksigen tersebut.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas)  Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan penjualan tabung oksigen melalui online. 

“Penipuan telah dialami warga yang kemudian melakukan transfer sejumlah uang. Orang tersebut mencantumkan lokasi pengambilan di UPTD Puskesmas Sukmajaya,” kata Dadang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/7/2021).

Dadang mengatakan, penipuan itu terbongkar setelah pihaknya mendapatkan laporan dari UPTD Puskesmas Sukmajaya bahwa ada dua orang warga yang datang untuk mengambil tabung oksigen

“Ini adalah penipuan karena Puskesmas tidak menjual tabung oksigen. Modus mereka mencantumkan kontak UPTD Puskesmas Sukmajaya,” katanya.

Kasus penipuan ini pun dikatakan Dadang telah dilaporkan pihaknya kepada aparat kepolisian dan juga pemangku wilayah setempat.

"Masyarakat  harus waspada dan berhati-hati terkait penipuan penjualan tabung oksigen,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved