Breaking News:

Covid19

Dampak Pandemi Covid-19, KPAI: Ribuan Anak Indonesia Berpotensi Kehilangan Orang Tua 

Komisioner KPAI, Retno Listyarti, mengatakan seiring peningkatan kasus covid-19, angka kematian akibat covid juga mengalami peningkatan.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengatakan seiring peningkatan kasus covid-19, angka kematian akibat covid juga mengalami peningkatan. (FOTO ILUSTRASI) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI --- Setiap 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN).

Selama dua tahun ini peringatan HAN harus dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19, tentu saja penuh keprihatinan. 

Apalagi pada Juli 2021 ini, ketika kasus covid-19 di Indonesia angkanya terus melonjak.

Jumlah penambahan kasus baru Covid-19, belakangan sempat menurun.

Ada 34 ribu kasus Covid-19 pada Senin (19/7/2021) dan 38 ribu pada Selasa (20/7/2021). 

Sebelumnya, per Sabtu (17/7/2021), penambahan kasus baru tembus 51 ribu dan per Minggu (18/7/2021), kasus baru bertambah 44.721.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengatakan seiring peningkatan kasus covid-19, angka kematian akibat covid juga mengalami peningkatan.

Total kumulatif kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga Selasa 20 Juli 2021, berjumlah 2.950.058 kasus.

Dari jumlah tersebut, pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 76.200 orang. 

“Jumlah itu menggambarkan bahwa tidak sedikit anak-anak Indonesia yang  kehilangan ayah atau ibunya, bahkan kehilangan keduanya karena  meninggal akibat sakit Covid-19," kata Retno, Rabu (21/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved