Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Bima Arya Sampaikan 4 Hal Kendala Vaksinasi Massal ke Pemerintah Pusat, Salah Satunya Insentif Nakes

Wali Kota Bogor, Bima Arya selaku Ketua Dewan Pengurus APEKSI akan menyampaikan 4 persoalan besar vaksinasi massal ke pemerintah pusat.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive/Hironimus Rama
Bima Arya Sampaikan 4 Hal Kendala Vaksinasi Massal ke Pemerintah Pusat, Salah Satunya Insentif Nakes 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Bima Arya sampaikan 4 hal kendala vaksinasi massal ke pemerintah pusat, salah satunya insentif nakes.

Sejumlah kendala dan rekomendasi terkait pelaksanaan vaksinasi disampaikan para anggota, pengurus dan dewan pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) percepatan vaksinasi yang dipimpin secara virtual oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya selaku Ketua Dewan Pengurus APEKSI di ruang kerjanya, Balai Kota Bogor, Senin (19/7/2021).

Beberapa persoalan yang APEKSI di antaranya vaksinasi bagi para lansia, dan ketersediaan vaksin berbanding terbalik dengan antusiasme masyarakat yang ingin divaksin.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kota Bogor Bagikan 100 Oksigen Konsentrator Bantuan Menko Luhut ke Rumah Sakit

Kemudian informasi yang beredar, sosialisasi dan edukasi bagi orang tua terkait vaksinasi bagi pelajar, hingga ketersediaan tenaga kesehatan yang bertindak sebagai vaksinator dan lainnya.

Selain persoalan di lapangan yang menjadi kendala dalam vaksinasi, para anggota APEKSI juga menyampaikan data dan capaian target masing-masing daerahnya.

Kolaborasi pemerintah dengan aparat TNI / Polri serta pihak lain yang turut mendukung percepatan capaian target vaksinasi, menjadi salah satu kunci yang di jelaskan.

Disamping itu ada juga pemerintah kota yang menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki institusi kesehatan untuk mengakselerasi percepatan capaian vaksinasi.

Baca juga: Ringankan Kebutuhan Ekonomi Masyarakat, Polres Bogor Bagikan 300 Paket Sembako Saat Idul Adha

Koordinasi juga disebutkan menjadi hal yang perlu ditekankan semua peserta rapat.

Merespon masukan dan persoalan yang dihadapi pemerintah kota, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Bima Arya mencatat ada empat poin yang menjadi kendala.

Di antaranya adalah pencairan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes), distribusi vaksin, kepastian ketersediaan vaksin dan pendaftaran warga yang ingin di vaksin.

Untuk itu, Wali Kota Bogor ini akan segera menyampaikan semua masukan dan persoalan kepada pemerintah pusat.

"Saya akan sampaikan semuanya kepada pemerintah pusat. Dan ke depan akan dilaksanakan kembali rakor untuk mengetahui kondisi terbaru dari masing-masing kota," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved