Breaking News:

Berita Nasional

Bank Dunia Sebut Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Bawah, Berikut Tanggapan Pengamat

World Bank atau Bank Dunia resmi menurunkan status penghasilan Indonesia jadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income country).

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
World Bank atau Bank Dunia resmi menurunkan status penghasilan Indonesia jadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income country). 

"Seperti Korea Selatan misalnya, ataupun negara-negara di Eropa menjadi negara maju tanpa melalui fase industrialisasi,” ujar Bhima dalam acara Dialog Interaktif Nasional (Diginas): Indonesia Turun Kelas Versi Bank Dunia" yang diselenggarakan Tribun Network, Rabu (21/7/2021).

Bhima mengatakan, jika melihat perjalanan ekonomi Indonesia, negara ini tidak mengalami fase industrialisasi yang kuat, terutama manufaktur Indonesia yang terus menurun bahkan dibawah 20 persen.

“Kenapa mesti industri manufaktur? perlu di catat industri manufaktur itu yang penyerapan tenaga kerjanya salah satu yang terbesar setelah pertanian."

"Oleh karena itu, ada satu masalah kerentanan struktur ekonomi kita yang terlalu cepat masuk ke sektori jasa,"

"Sementara industrinya tidak kuat, sehingga Indonesia belum punya industri besar seperti Samsung, LG dan lain-lain secara nasional, kemudian kita beralih sekarang eforia soal digitalisasi,” ucapnya.

Bhima menambahkan, dengan adanya masalah struktur ekonomi ini berpengaruh terhadap tenaga kerja.

“Makannya yang dikhawatirkan dari penurunan kelas negara berpendapatan menengah atas jadi berpendapatan menegah ke bawah adalah terkait tenaga kerja kita."

"Banyak orang yang sudah masuk pasar kerja dan ada mahasuswa yang baru lulus dari perguruan tinggi maupun sekolah vokasi mereka bingung karena serapan tenaga kerjanya menurun,” sebut Bhima.

Ekonomi Indonesia perlu tumbuh minimal 7 persen untuk naik kelas

Sementara, Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, sebenarnya Indonesia bisa saja 'naik kelas' lagi menjadi negara berpendapatan menengah atas dengan syarat ekonomi tumbuh minimal 7 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved