Breaking News:

Berita Bekasi

Wali Kota Bekasi Peringatkan Panitia Kurban di Wilayah Zona Merah dan Oranye Wajib Swab Antigen

"Untuk para penerima hewan kurban itu di distribusi bukan diambil supaya terhindar dari orang berkerumun apalagi sampai terjadi keributan," jelasnya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 esok, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memperingatkan agar panitia pemotongan hewan kurban di wilayah zona merah dan oranye wajib melakukan swab antigen. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN --- Panitia pemotongan hewan kurban di wilayah zona merah dan oranye di Kota Bekasi wajib melakukan swab antigen.

Seruan itu disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021 esok.

"Pemotongan hewan juga kita di daerah tertentu yang merah atau oranye kita minta tim Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan yang motong itu harus di antigen," kata Rahmat, Senin (19/7/2021).

Selain itu, untuk seluruh panitia pemotongan hewan kurban diharapkan dapat mendistribusikan daging dari rumah ke rumah bukan dipusatkan di satu tempat.

"Untuk para penerima hewan kurban itu di distribusi bukan diambil supaya terhindar dari orang berkerumun apalagi sampai terjadi keributan," jelasnya.

Berdasarkan SE Wali Kota Bekasi bersama Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Nomor: 451/5074-Setda.Kessos dan Nomor: 4278/KK.10.211/07/2021 Tentang Peniadaan Sementara Kegiatan Peribadatan Di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Hari Raya Idul Adha, serta Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H / 2021 M Di Wilayah Kota Bekasi, pemotongan dilakukan selama 3 hari, dari tanggal 21-23 Juli 2021.

Saat pemotongan berlangsung, panitia memastikan alat dan area pemotongan sudah steril dan tidak dihadiri banyak warga.

"Diatur sedemikian rupa termasuk pisau potongnya, jangan sampai mengundang kerumunan," jelas dia.

Berdasarkan data evaluasi Satgas Covid-19 Kota Bekasi per Sabtu (17/7/2021), jumlah wilayah zona oranye sebanyak 107 RT, zona kuning 1612 RT, zona merah nol dan zona hijau 5416 RT.

Sebagai rincian, kriteria zona kerawanan dinilai berdasarkan jumlah kasus, untuk Zona Hijau kriterianya tidak ada kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Zona kuning satu sampai dua rumah terkonfirmasi positif Covid-19, zona oranye terdapat tiga sampai lima kasus, zona merah terdapat lebih dari lima kasus dalam satu RT.  

Baca juga: Kirim Pesan di Grup WA, DMI Jakarta Utara Serukan DKM Tidak Gelar Salat Idul Adha 1442 Hijriah

Baca juga: Stok Plasma Konvalesen Pasien Covid-19 Menipis PMI Kota Depok Minta Keluarga Pasien Siapkan Pendonor

 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved