Berita Video
VIDEO : Penjelasan Dokter Kondisi Pasien Covid-19 Setelah Isolasi 13 Hari
Begini penjelasan dr Anestesya Monica, dokter umum di Rumah Lawan Covid-19 tentang kondisi pasien Covid-19 setelah isolasi
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico |
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Penyebaran virus Covid-19 masih berlangsung sampai dengan hari ini, masih ada pertanyaan apakah orang-orang yang sudah melaksanakannya Isoman tetap menularkan virus Covid-19.
Menurut Anestesya Monica dokter umum di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) di Tangerang Selatan (Tangsel), ia mengungkapkan orang yang sudah melaksanakan Isoman selama 13 hari tidak menularkan lagi kepada orang lain.
Simak Video Berikut :
Ia mengungkapkan, sesuai protap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) para pasien yang terkapar Covid-19 harus menjalankan Isoman selama 10 hari bagi orang yang tidak bergejala, untuk yang bergejala bisa ditambah 3 hari.
"Cukup isolasi mandiri 10 hari itu dinyatakan sembuh jika tidak bergejala, jika bergejala ditambah 3 hari," ungkapnya di RLC, Serpong, Tangsel, Minggu (18/7/2021).
Ia menambahkan, untuk pasien isoman yang tanpa gejala, pasien di RLC akan dinyatakan sembuh jika sudah menjalani isolasi selama 13 hari.
• Sering Jenguk Saudara Isoman di Rumah, Camat Bojongmangu: Banyak Warganya Rentan Tepapar Covid-19
Baca juga: Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Siapkan Bumi Perkemahan Karang Kitri Jadi Tempat Isoman
Ia mengungkapkan, setelah pasien isoman telah berjalan dan dipantau selama 13 hari maka sudah di nyatakan sembuh, jika pasien saat di tes PCR masih positif, orang tersebut tetap dinyatakan sembuh.
"Kita pukul rata 13 hari, setelah diawasi baru kita nyatakan sembuh dari Covid-19, jadi jika masih di tes hasilnya positif, tetap dinyatakan sembuh, karena sudah melewati karantina,"pungkasnya.
Ia menjelaskan, saat PCR hasilnya berbeda, ada yang 2 Minggu tetap positif itu dikarenakan sisa bangkai virus Covid-19. (M30)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anestesya-monica.jpg)