VIDEO Lebaran Haji Saat PPKM Darurat, Omzet Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Turun 50 Persen

Penurunan omzet terjadi lantaran adanya pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah bahkan kasusnya beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Murtopo

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2021 yang akan berlangsung pada Selasa (20/7/21) mendatang, pedagang hewan kurban mengalami penurunan omzet yang cukup siginifikan.

Hal tersebut turut dirasakan, Mumu (43) selaku pemilik Pasar Hewan Kurban PD Pakar Hewan Jaya yang berlokasi di Jalan Raya Pekayon tepatnya di depan pom bensin Goro, Kota Bekasi.

Ia mengakui bahwa dia mengalami penurunan omzet hingga mencapai 50 persen.

"Penjualan merosot, drastis lah 50 persen," ungkapnya kepada wartakota di lokasi, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Arief R Wismansyah Anjurkan Salat Iduladha di Rumah, karena Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tinggi

Baca juga: VIDEO PPKM Darurat Diperpanjang, Jalan Protokol Jakarta Sepi

Baca juga: Kurban Sapi Saat Hari Raya Idul Adha, Raffi Ahmad: Si Bager Sapi dari Gunung Kidul, Hampir 1,4 Ton

Penurunan omzet terjadi lantaran adanya pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah bahkan kasusnya beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.

Lanjut kata Mumu, sebelum pandemi sekiranya seribu ekor sapi bisa saja terjual, namun kini dia hanya menyediakan 400 ekor sapi dan telah terjual sekiranya 300 ekor.

"Jumlah sapi 400, terjual di kisaran 270-300 sapi, kalau kambing sendiri memang kita tidak banyak sih, ya paling sisa 20 ekor dari yang tadinya 50 ekor,"  ucapnya.

Baca juga: VIDEO Mobilitas Kendaraan di Akses Gerbang Tol Cikarang Barat Menurun Jelang Libur Idul Adha

Baca juga: Jelang Idul Adha, Mobilitas Warga di Pos Penyekatan PPKM Darurat Kalideres dan Batu Ceper Sepi

Baca juga: Jelang Idul Adha 2021 Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Lakukan Swab Antigen Bersama 60 Karyawannya

Lantaran di tengah lonjakan kasus Covid-19, banyak pemesan yang akhirnya membatalkan pembelian dikarenakan para pemesan itu mengabarkan bahwa dirinya terpapar Covid-19 sehingga mesti melakukan isolasi mandiri.

"Ya banyak juga sih yang cancel, alasannya karena isolasi," ungkapnya.

Di lapaknya, dia menjual sapi berukuran 300 kilogram di kisaran harga Rp20 juta hingga Rp21 juta.

Sementara kambing berkisar di angka Rp2,3 juta sampai Rp4,5 juta tergantung kualitasnya.

"Harga sapi itu Rp20 juta sampai Rp21 juta, yang 21 juta itu untuk sapi ukuran 300-400 kilogram, kalau harga kambing ada yang Rp2,5 juta, Rp 2,3 juta sampai Rp4,5 juta," jelasnya. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved