PPKM Darurat

Viral Mantan Anggota Dewan Ini Mengaku Matanya Ditusuk Pulpen di Penyekatan PPKM Padang

Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Lija Nesmon memastikan mata Awalludin Rao tidak buta.

Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Medan
Awalludin Rao, orang yang mengaku matanya tertusuk pena saat berdebat dengan polisi. Dia ternyata eks anggota DPRD Tapanuli Tengah, dan pengakuan di videonya ternyata berbeda dengan keterangan polisi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Viral mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada 2016-2018 lalu, mengaku ditusuk pena oleh petugas pos penyekatan PPKM Darurat Padang - Solok, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Bahkan dalam kondisi berdarah-darah itu, pria bernama Awalludin Rao tersebut mengaku matanya ditusuk pena hingga buta.

Video yang direkamnnya sendiri dan bersama rekannya itu diunggah ke media sosial dan menjadi perbincangan netien.

Namun, ada fakta lain di balik pengakuan dengan kondisi berdarah-darah di kepala itu.

 Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Lija Nesmon memastikan mata Awalludin Rao tidak buta.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

"Tidak ada buta matanya (korban), pelipisnya yang luka. Karena saya sendiri yang mengantarkannya ke rumah sakit,"

"Saya bawa ke Klinik Semen Padang dan saya bayarkan," kata AKP Lija Nesmon pada Minggu (18/7/2021) seperti dikutip dari Tribun Padang.

Lija mengklaim, saat berada di rumah sakit Awalluddin Rao baik-baik saja dan mengucap terima kasih pada polisi. 

"Saat di rumah sakit sudah baik-baik, sudah bersalaman."

"Ia juga berterima kasih dan mengatakan tidak akan memperpanjang masalah ini,"'

"Pada hari Jumat (16/7/2021) masih aman dan pada Sabtu (17/7/2021) sudah viral di sosmed," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved