Covid19 Bekasi

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Siapkan Bumi Perkemahan Karang Kitri Jadi Tempat Isoman

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi bergerak cepat menyiapkan Bumi Perkemahan (Buper) Karang Kitri untuk tempat isoman, atasi krisis ruang perawatan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi/Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan Bumi Perkemahan (Buper) Karang Kitri di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu untuk tempat isolasi mandiri (isoman) warga yang terpapar virus Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan Bumi Perkemahan (Buper) Karang Kitri di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, untuk tempat isolasi mandiri (isoman) warga yang terpapar virus Covid-19.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Hendra Gunawan menjelaskan dijadikannya Bumi Pekemahan Bojongmangu itu sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pasien Covid-19.

Baca juga: Kelurahan Pamulang Timur Tak Punya Solusi Atasi Kesulitan Oksigen Bagi Warga yang Menjalani Isoman

Lokasi isolasi mandiri di daerah Bojongmangu itu juga agar memudahkan masyarakat Kecamatan Bojongmangu dan sekitar melakukan isolasi mandiri.

"Lokasinya tempat isolasinya jadi lebih dekat, nanti pasien positif tanpa gejala atau gejala ringan akan diarahkan ke sana," kata Hendra, Minggu (18/7/2021).

Camat Bojongmangu Agung Suganda mengatakan, disiapkannya Buper Karang Kitri sebagai lokasi isoman sebagai antisipasi apabila rumah sakit atau hotel penuh.

"Kami bersama TNI/Polri dan Puskesmas Karangmulya menyiapkan tempat ini karena dinilai cukup layak untuk tempat isoman warga Bojongmangu yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Agung menyebutkan, selama ini warga Bojongmangu yang terpapar Covid-19 menjalani isoman di rumah.

Baca juga: Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Bogor Perhatikan Warga yang Isoman

Tapi sayangnya, banyak saudara dan kerabat dekat yang menjenguk sehingga sangat rentan ikut terpapar virus mematikan tersebut.

"Akhirnya kita sepakati, kita menyediakan tempat khusus bagi warga Bojongmangu yang terpapar Covid-19 di Buper Karang Kitri ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.

Agung menjelaskan, pihaknya bersama BNPB sudah menyiapkan gedung kantor Pramuka sebagai tempat isolasi mandiri dan satu buah tenda yang akan dijadikan ruang tunggu keluarga pasien yang akan menjenguk.

"Kita siapkan 30 velbed (tempat tidur lipat) untuk 15 pasien laki-laki dan 15 pasien perempuan, tapi ruangannya terpisah," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Imbau Kementerian/Lembaga dan Pemda Fasilitasi Tempat Isoman untuk Pegawai Positif Covid-19

Agung menambahkan, meski saat ini Buper Karang Kitri sedang disiapkan untuk lokasi isoman, namun dirinya berharap, tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Bojongmangu.

"Ya, harapan kami mudah-mudahan tidak ada yang mengisi. Kita mengantisipasi saja. Hari ini pun kasus Covid-19 di Bojongmangu Alhamdulillah sudah menurun," ucapnya.

Kepala UPTD Puskesmas Karangmulya, Dadan Mulyana, mengatakan, apabila tempat isoman di Buper Karang Kitri difungsikan, maka harus disiapkan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas merawat pasien.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pengisian tenaga kesehatannya.

Baca juga: Resolusi Jihad Kemanusiaan, ini 12 posko isoman PWNU DKI

"Untuk Nakes-nya akan disiapkan, kita koordinasi dengan dinkes. Nanti juga bisa jadi  merekrut dari luar, karena petugas kesehatan dari Puskesmas Karangmulya terbatas," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved