Breaking News:

Idul Adha

Kurban Wajib Hewan Ternak Tak Boleh Digantikan Uang dan Barang, Ini Penjelasannya

Berkurban wajib hukumnya menggunakan hewan ternak, dan tidak boleh digantikan dengan uang maupun barang.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Tribunnews.com/Ferryal Immanuel
Foto ilustrasi: H Abdul Bahari, pedagang hewan kurban di Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (15/7/2021) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Ketua Bidang Fatwa MUI DKI Jakarta, Dr H Fuad Thohari mengatakan, berkurban wajib hukumnya menggunakan hewan ternak, dan tidak boleh digantikan dengan uang maupun barang.

Hal ini karena berkurban atau dalam bahasa fikih yaitu al-udhhiyyah maka syarat yang harus di kurbankan itu harus berbentuk hewan ternak. Namun tidak semua hewan ternak diperbolehkan.

"Ternak itu dipelihara jika dikasih makan, minum dan tempat tinggal. Dan ternak pun dibatasi, tidak semua ternak boleh," kata Fuad Thohari, Minggu (18/7/2021).

Video: Jelang Libu Idul Adha, Mobilitas Kendaraan di Akses Gerbang Tol Cikarang Barat Menurun

Dikatakan Fuad, hewan ternak yang dapat dijadikan sebagai hewan kurban di antaranya seperti sapi bisa kerbau bisa kuda, kambing, domba, dan onta, tapi ternak berbentuk itik ayam itu tidak diperbolehkan.

Jika pun tetap menggunakan ayam maka bukan disebut kurban, melainkan sedekah.

"Jadi kalau tetap pakai ayam itu sedekah. Jadi tidak bisa disebut al-udhhiyyah atau ibadah kurban," katanya.

Baca juga: MUI Kabupaten Bekasi: Pembagian Daging Kurban Pakai Kupon dan Diantarkan ke Rumah Warga

Baca juga: Ini Tips Beli Hewan Kurban Sesuai Syariat, Tidak Cacat, Sakit atau Belum Cukup Umur

Menurut Fuad memang ada riwayat yang menyampaikan jika kurban bisa berbentuk itik atau ayam. Namun Fuad meminta untuk memahami konteks riwayat tersebut dimana konteks tersebut untuk menghibur fakir miskin.

"Harus dipahami dulu konteksnya karena itu untuk menghibur fakir miskin yang ingin berkurban kambing tapi tidak punya duit ya sudahlah kalo yang punya itik atau ayam itu saja yang di potong dan di sedekahkan kepada tetangganya," katanya.

Lalu bagaimana jika kurban diganti dengan uang. Fuad menyampaikan jika uang tidak bisa dianggap sebagai al-udhhiyyah atau ibadah kurban.

Begitupula dengan Barang barang selain hewan ternak yang memang bisa dijadikan al-udhhiyyah atau ibadah kurban.

Baca juga: PPKM Darurat, Mobilitas Kendaraan Menurun di Gerbang Tol Cikarang Barat 4 Jelang Hari Raya Idul Adha

"Kalau uang itu tidak bisa dijadikan al-udhhiyyah atau ibadah kurban," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved