Smalling Dukung Mourinho
Chris Smalling tidak Pernah Dendam kepada Jose Mourinho dan Melupakan Percekcokan di Old Trafford
Ketika melatih di Stadion Old Trafford, Mourinho pernah mempertanyakan keteguhan Smalling, karena dia tidak mau bermain saat sedang kesakitan.
Penulis: Merdisikandar | Editor: Sigit Setionoo
DEMI AS Roma, Smalling mengaku rela mengenyampingkan percekcokannya dengan Mourinho, saat mereka sama-sama berada di Manchester United (MU).
Mourinho kembali berkarier sebagai pelatih klub Serie A Italia, setelah menangani tiga klub Liga Inggris, Chelsea, MU, dan Tottenham Hotspur.
Ketika bertugas di Stadion Old Trafford, kandang MU, Mourinho pernah mempertanyakan keteguhan Smalling, karena dia tidak mau bermain saat sedang kesakitan.
Ketika itu, bek asal Inggris itu sempat harus menepi selama beberapa saat akibat karena cedera.
Namun, kini keduanya akan kembali bekerja sama di markas Roma, Stadion Olimpico.
“Pada akhirnya, jika pelatih tidak membicarakan Anda dan tidak ingin Anda bermain, saat itulah Anda harus cemas, karena dia tidak lagi memedulikan Anda, dia tidak ingin melibatkan dan memainkan Anda,” kata Smalling kepada BBC.
“Dia terlahir sebagai pemenang. Dia mendorong pemain menembus batasnya. Itu yang dia lakukan sepanjang kariernya dan telah membuahkan hasil,” imbuhnya.
Smalling mengoleksi 100 penampilan untuk MU, selama 2,5 tahun di bawah Mourinho.
Bek berusia 31 tahun itu, yang akan menjalani musim ketiganya di I Giallorossi, menyatakan semua orang di Roma terkejut begitu mengetahui Mourinho akan menjadi pelatih kesebelasan itu.
“Agak mengagetkan bagi beberapa dari kami, tetapi semuanya heboh,” katanya.
”Saya tahu media massa akan menggoreng soal hubungan kami pada masa lampau, tetapi dari sudut pandang pribadi, ini hal baik, karena saya pernah bermain bersamanya,” tambah Smalling.
”Kami meraih trofi bersama-sama. Dia menunjuk saya sebagai kapten di salah satu final, final Piala Liga 2017, maka berkesempatan bermain di bawah seseorang yang Anda kenali sebagai (pelatih) bagus, sangat sukses, dan bertekad meraih trofi, itu positif,“ tutur Smalling.
“Saya sadar betapa pentingnya meraih trofi untuk klub. Sejarah Jose menunjukkan bahwa klub memilih pria yang tepat untuk melakukannya,“ ucap Smalling.
Mourinho ditendang dari Spurs pada bulan April lalu, setelah rentetan hasil mengecewakan dan tidak mampu memberikan trofi untuk tim itu.
Namun, dia berhasil mempersembahkan kesuksesan di klub lain dan berniat untung membangkitkan Roma.
Mourinho memandu Inter dalam meraih treble, saat dia pertama kali menjajal sepak bola Italia. Kini dia didukung oleh Smalling untuk meraih sukses di Roma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/chris-smalling-patah-hati.jpg)