Breaking News:

Idul Adha

Bima Arya Terbitkan Aturan Salat Idul Adha di Rumah, Petugas Penyembelihan Hewan Kurban Wajib Swab

Bima Arya menerbitkan surat edaran untuk salat Idul Adha di rumah. Selain itu juga aturan penyembelihan hewan kurban. Petugas wajib swab antigen.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Pemkot Bogor
Bima Arya Terbitkan Aturan Salat Idul Adha di Rumah, Petugas Penyembelihan Hewan Kurban Wajib Swab. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Bima Arya terbitkan aturan salat Idul Adha di rumah, petugas penyembelihan hewan kurban wajib swab.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400 tentang protokol kesehatan penyelenggaran hari raya Idul Adha, takbiran, salat, penjualan dan pemotongan hewan kurban masa PPKM Darurat Covid-19 di Kota Bogor tahun 2021/1442 H, Jumat (16/7/2021) lalu.

Pada surat edaran ini tertuang himbauan pelaksanaan Idul Adha dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat, agar aman dan tertib sesuai tuntunan agama islam serta mempertimbang peningkatan penularan infeksi Covid-19 di Kota Bogor.

Surat edaran ini diperkuat dengan adanya Perwali Nomor 7/2021 tentang pembatasan aktivitas masyarakat berbasis mikro dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 di Kota Bogor.

Perwali Nomor 81/2021 tentang pembatasan aktivitas masyarakat dan pengenaan sanksi pelanggaran tertib kesehatan dalam penanggulangan Covid-19 di Kota Bogor dan Perwali Nomor 82/2021 tentang pengendalian pandemi Covid-19 melalui pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat di Kota Bogor.

Baca juga: Danrem Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi Pastikan Ketersediaan Oksigen di Kabupaten Bogor

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkesra), Setda Kota Bogor, Asep Kartiwa. mengatakan, tahun ini penyelenggaraan malam takbiran di Masjid atau Mushola, takbir keliling berupa arak-arakan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan ditiadakan, namun tetap dapat dilaksanakan di rumah masing-masing.

"Untuk pelaksanaan salat hari raya Idul Adha 2021/1442 di Masjid atau Mushola yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan atau tempat umum lainnya juga ditiadakan di seluruh wilayah Kota Bogor," kata Asep Kartiwa.

Asep menyatakan bahwa khusus hewan kurban yang dijual harus memenuhi syarat-syarat.

Di antaranya adalah penjual hewan harus menyediakan hewan yang memenuhi syarat secara syariah (cukup umur, sehat dan tidak cacat), penjual hewan disarankan tidak memasukan hewan dari daerah yang sedang tertular penyakit hewan menular zoonosis (khususnya anthrax).

Baca juga: Gelar Baksos Peduli Covid-19, Polresta Bogor Kota Vaksinasi 160 Warga Tanah Baru dan Bagikan Sembako

Kemudian meningkatkan kebersihan kandang serta lingkungan dan memiliki tempat pengolahan limbah dan melakukan karantina di kandang khusus bagi ternak yang baru didatangkan dari luar Kota Bogor selama lebih kurang dua minggu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved